Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 4036 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Berlin: Springer-Verlag, 1990
547.78 CAR
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Irwan Widjaja
"Ekstrak Phaseolus vulgaris merupakan ekstrak dan kacang jenis White kidney bean. Ekstrak ini digunakan sebagai suplemen untuk menurunkan berat badan, dengan cara menghambat penyerapan karbohidrat melalui hambatan enzim aamilase. Sudah pemah dilakukan penelitian menggunakan ekstrak Phaseolus vulgaris terhadap penghambatan absorpsi karbohidrat dengan menggunakan roti putih, namun belum ada penelitian pada manusia yang menilai efek ekstrak Phaseolus vulgaris terhadap penyerapan karbohidrat setelah makan nasi.
Tujuan penelitian: Mengetahui berapa besar ekstrak Phaseolus vulgaris menurunkan absorpsi karbohidrat pada sukarelawan Indonesia yang makan nasi.
PeneIitian ini menggunakan desain menyilang, acak, tersamar ganda, berpembanding plasebo dengan washout 1 minggu. Dilakukan pada 18 orang sukarelawan sehat. Ekstrak Phaseolus vulgaris 1,5 gram atau plasebo diberikan tepat sebelum makan nasi. Sampel darah diambil pada waktu-waktu tertentu sampai 4 jam setelah makan nasi. Sebagai parameter absorpsi karbohidrat adalah luas area di bawah kurva kadar gula darah terhadap waktu (AUC 0-4 jam) yang dihitung secara trapezoidal. Absorpsi karbohidrat yang dimakan bersama ekstrak Phaseolus vulgaris dan absorpsi karbohidrat yang dimakan bersama plasebo, dibandingkan dengan menggunakan uji t berpasangan.
Hasil penelitian menunjukkan setelah pemberian ekstrak Phaseolus vulgaris, terjadi penurunan absorpsi karbohidrat yang ditunjukkan dengan penurunan AUC04 jam rerata 9,50 % dengan kisaran 1,05 % dan 19,37 % ,dibandingkan sewaktu mendapat plasebo. Penurunan ini bermakna secara statistik (p<0,001). Puncak kadar gula darah tercapai pada menit ke-60 setelah makan nasi, sedangkan hambatan absorpsi karbohidrat yang ditunjukkan dengan kadar gula darah sudah mulai terlihat pada menit ke-30, dengan penurunan kadar gula darah yang terlihat cukup besar pada menit ke-45 sampai menit ke-60 setelah makan nasi.
Kesimpulan : Penggunaan ekstrak Phaseolus vulgaris dengan dosis 1,5 gram pada sukarelawan sehat Indonesia yang makan nasi, dapat menurunkan absorpsi karbohidrat dengan kisaran 1,05 % dan 19,37%, rerata 9,50 %.

Background : Phaseolus vulgaris extract is a water-extract of a common white kidney bean. As supplement, this extract potentially promote weight loss. Its use is based on it inhibitors of amylase activity content that cause reduction of starch digestion and reduce carbohydrate uptake. Clinical studies have used Phaseolus vulgaris extract inhibit carbohydrate absorption of white bread, but .no clinical studies have been done after rice intake:
Purpose : To study how much Phaseolus vulgaris extract can reduce for carbohydrate absorption in healthy Indonesian volunteer rice intake.
Methods : Thirteen males and five males (ages 18 to 56) were screened to participate in a randomized, double-blind, placebo-controlled, crossover study after the informed consent. One and half gram Phaseolus vulgaris extract or placebo given concurrently by rice meal. Plasma glucose in IV blood were measured every 15 minutes on first hour, 20 minutes on second, and 30 minutes on third and fourth for 4 hours by a colorimetric enzyme kit (GOD FS Diasys®) after meal. The parameter for carbohydrate absorption is the Area Under Curve for 4 hours (AUC 0-4 hours). Carbohydrate absorption after Phaseolus vulgaris extract and after placebo were compared by paired-t test.
Result : After taking Phaseolus vulgaris extract, carbohydrate absorption was reduce, the Area Under Curve for 4 hours range (AUC0-4 hours) average 9.50 % ( 1.05 % and 19.37 %), compared with placebo. The reduction is statistically significant (p
Conclusion : One and half gram Phaseolus vulgaris extract can reduce the carbohydrate absorption with range 1.05 % and 19.37%, average 9.50 %, after rice meal in healthy Indonesian volunteer."
Jakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, 2006
T 17672
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
"Summary:
Studies of vaccines derived from carbohydrate antigens have seen great progress. Synthetic carbohydrate-based vaccines, including polysaccharides, neoglycoproteins, and neoglycolipids, have been explored or used to prevent and treat bacterial and viral infections, cancer, and other diseases."
Hoboken, N.J. ; Oxford [UK]: Wiley, cop, 2009
616.079 CAR
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Dyke, S.F.
New York : Interscience , 1960
547.78 DYK c
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
"This book contains contributions from interdisciplinary scientists to collectively address the issue of targeting carbohydrate recognition for the development of novel therapeutic and diagnostic agents. The book covers (1) biological problems involving carbohydrate recognition, (2) structural factors mediating carbohydrate recognition, (3) design and synthesis of lectin mimics that recognize carbohydrate ligands with high specificity and affinity, and (4) modulation of biological and pathological processes through carbohydrate recognition"
New Jersey: John Wiley & Sons, 2011
e20375776
eBooks  Universitas Indonesia Library
cover
Mizoguchi, Toru
Bandung: Qanita, 2018
613.283 MIZ m
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Dhiya Nadira
"Latar Belakang. Prevalensi balita wasting di Provinsi Nusa Tenggara Barat
mencapai 10%, hal ini dapat memengaruhi tumbuh kembang anak balita. Hasil
penelitian sebelumnya menyimpulkan bahwa terdapat hubungan antara infeksi dan
asupan nutrisi terhadap wasting. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui
karakteristik balita, prevalensi wasting, dan asupan karbohidrat, protein, dan lemak
serta hubungannya terhadap wasting pada balita di Desa Sembalun Bumbung, NTB.
Metode. Studi potong lintang telah dilaksanakan dengan melibatkan 112 balita usia
6-59 bulan di Desa Sembalun Bumbung, Kecamatan Sembalun, Lombok Timur,
NTB pada Agustus 2019. Data antropometri berupa tinggi badan dan berat badan
diukur untuk menentukan status gizi. Wawancara menggunakan kuesioner
dilakukan untuk mendapatkan data demografi, sedangkan untuk mendapatkan
asupan makronutrien balita menggunakan multiple-pass 2x24 hour food recall
terhadap ibu balita. Data antropometri diolah menggunakan WHO Anthro Survey
Analyser, sedangkan kuesioner diolah dengan bantuan perangkat lunak Epidata
versi 4.4. Data asupan makanan dari food recall diolah menggunakan Nutrisurvey
2004. Data dianalisis menggunakan uji Fisher’s Exact Test pada SPSS versi 20.
Hasil. Prevalensi balita wasting di Desa Sembalun Bumbung adalah 7%. Uji
bivariat menyatakan bahwa asupan karbohidrat, protein, dan lemak tidak memiliki
hubungan yang signifikan terhadap wasting (p>0.05).
Kesimpulan. Asupan karbohidrat, lemak, dan protein tidak memiliki hubungan
terhadap wasting pada balita usia 6-59 bulan di Desa Sembalun Bumbung

Background. Wasting prevalence in children under-five in Nusa Tenggara Barat
Province is 10%, while wasting is an important factor affecting children’s growth
and development. Current research shows that infection and nutrition intake affect
wasting. This research is aimed to identify characteristics, prevalence of wasting,
and association between carbohydrate, protein, and fat intake on wasting in children
under-five at Sembalun Bumbung Village, NTB.
Method. A cross sectional study was conducted in Desa Sembalun Bumbung,
Kecamatan Sembalun, Lombok Timur, NTB in August 2019; 112 children of 6-59
months age were recruited. Anthropometry data including height and weight was
obtained to analyze nutritional status. Children’s mothers were interviewed to
collect sociodemographic data and macronutrient intake through multiple multiplepass
2x24 hour food recall using food portion pictures from Indonesian Ministry of
Health. Anthropometry and questionnaire data were processed using WHO Anthro
Survey Analyser and Epidata version 4.4. According to Indonesian Ministry of
Health Food Composition Data, macronutrient intake from dietary recall was
processed using Nutrisurvey 2004. Statistical data was analyzed with Fisher’s Exact
Test using SPSS version 20.
Result. Wasting prevalence of children under-five in Sembalun Bumbung Village
was 7%. Bivariate analysis showed that carbohydrate, protein, and fat intake were
not statistically significant on wasting prevalence (p>0.05).
Conclusion. Carbohydrate, fat, and protein intake was not associated with wasting
in children under-five in Sembalunbumbung Village"
Depok: Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, 2020
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
"Ganyong (Canna edulis) is common alternative snack among villagers in southern part of central Java. Its starch content can be used for making "soon" (white noodle). In the future ganyong is potential for staple food and other usage due to its nutrition content. At the village of Jlegiwinangun, ganyong was planted as inter cropping plant in the field and in the home garden."
630 JMSTUT 5:1 (2004)
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
Galuh Septrilina
"ABSTRACT
Diabetes Melitus Tipe 1 merupakan penyakit yang lebih banyak menyerang anak dan remaja. Penanganan yang dapat dilakukan adalah dengan pemberian insulin, pengaturan makan yang tepat, dan olahraga. Dampak yang akan ditimbulkan jika pengaturan makan tidak lakukan adalah komplikasi jangka pendek dan jangka panjang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan orang tua tentang menghitung karbohidrat dengan status glukosa darah pada anak Diabetes Melitus Tipe 1. Desain penelitian menggunakan studi cross-sectional dengan melibatkan 46 responden yaitu orang tua yang memiliki anak dengan DM Tipe 1 yang diambil melalui teknik purposive sampling. Penelitian ini menggunakan instrumen PedCarbQuiz PCQ dan dianalisis menggunakan uji Chi Square. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan tidak terdapat hubungan antara pengetahuan orang tua dalam menghitung karbohidrat dengan status glukosa darah pada anak Diabetes Melitus Tipe 1 p =0,629, ? = 0,05 namun kecenderungan tingkat pengetahuan yang baik akan meningkatkan status glukosa darah anak. Hasil penelitian merekomendasikan untuk dilakukan pengecekan status HbA1c dalam melihat status glukosa darah anak.

ABSTRACT
Type 1 Diabetes Mellitus is a disease that occurs children and adolescents. Management should be instituted by insulin therapy, proper eating management, and exercise. The impact will be appears if management isn rsquo t appropriate, there are short term and long term complications. This study aimed to determine the correlation between parent knowledge about carbohydrate counting and blood glucose level in children with type 1 diabetes. This research used cross sectional study design which involved 46 parents who have children with type 1 diabetes used purposive sampling technique. The research instrument used the PedCarbQuiz PCQ and analysed by Chi Square test. The conclusions of this study was there is no correlation between parent carbohydrate counting knowledge and blood glucose level in children with type 1 diabetis p 0.629, 0,05 but the tendency of good knowledge level will improve blood glucose level of children. This research recommends to check the status of HbA1c to see the blood glucose level of children."
2018
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Muhamad Aziz Firdaus
"Penelitian ini bertujuan mengetahui Hubungan antara karbohidrat dan factor lain dengan gula darah pada penderita hipertensi di Puskesmas Tegal Gundil Kecamatan Bogor Utara tahun 2017 (Data Sekunder). Desain penelitian mengunakan cross sectional penelitian dengan observasi dengan pengumpulan data dalam satu waktu di puskesmas Tegal Gundil Kecamatan Bogor Utara Tahun 2017. Hasil penelitian ini tidak ada hubungan antara variabel independen dan dependen. Kadar Gula sewaktu peneliti rata-rata 133,72 mg/dl, kadar gula terendah 69 mg/dl dan tertinggi 407 mg/dl. Disarankan untuk melakukan melakukan pengecekan gula darah sewaktu secara rutin, agar gula darah terkontrol.

This study aims to determine the relationship between carbohydrates and other factors with blood sugar in patients with hypertension in the Tegal Gundil Health Center in North Bogor District in 2017 (Secondary Data). The study design used cross-sectional research with observations by collecting data at one time in the Tegal Gundil Community Health Center, Bogor Utara District in 2017. The results of this study there was no relationship between independent and dependent variables. Sugar content when researchers averaged 133.72 mg / dl, the lowest sugar content was 69 mg / dl and the highest was 407 mg / dl. It is recommended to do blood sugar checks regularly, so that blood sugar is controlled."
Depok: Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, 2019
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>