Ditemukan 3548 dokumen yang sesuai dengan query
Amsterdam: North-Holland , 1982
539.742 LIQ
Buku Teks SO Universitas Indonesia Library
Epstein, Richard A.
Cambridge, UK: Harvard University Press, 1995
346.07 Eps s
Buku Teks Universitas Indonesia Library
Proctor, Robert W.
Boca Raton: CRC Press, Taylor & Francis Group, 2008
620.82 PRO h
Buku Teks SO Universitas Indonesia Library
Darlington, Philip J.
New York: John Wiley & Son, 1980
575 Dar e
Buku Teks Universitas Indonesia Library
Graaf, Reinier de, 1964-
Cambridge, Massachusetts: Harvard University Press, 2017
720 GRA f
Buku Teks SO Universitas Indonesia Library
Marcus, Y.
Chichester: John Wiley & Sons, 1977
541.042 MAR i
Buku Teks SO Universitas Indonesia Library
Mira Gustia Rinata
"
ABSTRAKMikroenkapsulasi merupakan suatu teknik untuk mengubah bentuk cairan menjadi padatan dengan cara membungkus cairan tersebut dalam suatu bahan penyalut. Minyak nilam merupakan suatu produk aromaterapi yang bersifat sangat mudah menguap pada suhu kamar, sehingga mikroenkapsulasi dapat menjadi suatu pertimbangan agar aplikasinya menjadi lebih praktis, memudahkan dalam penanganannya, dan dapat melindunginya dari pengaruh lingkungan yang merugikan. Penelitian ini bertujuan untuk membuat dan mengkarakterisasi mikrokapsul minyak nilam. Pada penelitian ini, mikrokapsul minyak nilam dibuat dengan metode koaservasi sederhana dan kompleks. Koaservasi sederhana menggunakan gelatin sebagai bahan penyalut dengan variasi rasio antara minyak nilam dan gelatin. Koaservasi kompleks menggunakan bahan penyalut gelatin dan gum akasia dengan dua kelompok variasi, yaitu rasio antara gelatin dan gum akasia serta rasio antara minyak nilam dan bahan penyalut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koaservasi kompleks merupakan metode yang lebih baik untuk enkapsulasi minyak nilam karena menghasilkan nilai efisiensi penjerapan yang lebih tinggi. Mikroenkapsulasi secara koaservasi kompleks dengan perbandingan gelatin dan gum akasia 1:1 menghasilkan efisiensi penjerapan tertinggi, yaitu 18,79% pada perbandingan bahan inti dan penyalut 1:1. Mikroenkapsulasi dapat mengubah minyak nilam menjadi suatu sediaan padat yang diharapkan dapat menjadi bentuk alternatif pengembangan produk aromaterapi.
ABSTRACTMicroencapsulation is a technique to convert liquids into solid forms by wrapping it into a coating material. Patchouli oil is an aromatherapy product thats highly volatile and will evaporate if left in the open air, so it considered to be encapsulate into a coating material. Thus, the application of patchouli oil as aromatherapy becomes more practical, easier to handle, and can protect them from adverse environmental effects. The purpose of this study were prepared and characterized of patchouli oil microcapsules. In this study, patchouli oil microcapsules were prepared by simple and complex coacervation methods. Simple coacervation was carried out using gelatin as a coating material with variations of the ratio between patchouli oil and gelatin. Complex coacervation was carried out using gelatin and gum acacia as coating materials with two group variations of the ratio gelatin/gum acasia and the ratio patchouli oil/coating materials. The result revealed that complex coacervation was the better method for encapsulation of patchouli oil because it produced the higher encapsulation efficiency than simple coacervation method. Microcapsules were prepared by complex coacervation in gelatin/gum acasia ratio 1:1 and patchouli oil/coating materials ratio 1:1 showed the highest encapsulation efficiency was 18.79%. Microencapsulation can be used to convert patchouli oil into solid forms and it might be considered to produce an alternative form of aromatherapy product."
Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2013
T32987
UI - Tesis Membership Universitas Indonesia Library
Orbey, Hasan
Cambridge, UK: Cambridge University Press , 1998
660. 096 3 ORB m
Buku Teks SO Universitas Indonesia Library
Atiqah Nur Choiry
"Metode Centrifugal Liquid Membrane (CLM) telah berhasil diaplikasikan untuk reduksi Cr(VI) dengan kompleks AuNP@AMS@Fe(II) dalam sistem koloid. Pada penelitian ini sintesis AuNP dilakukan oleh metode CLM dengan mereduksi HAuCl4 menggunakan NaBH4. AuNP yang telah disintesis dimodifikasi dengan ligan AMS dan Fe(II) sehingga terbentuk kompleks AuNP@AMS@Fe(II). AuNP dan kompleks yang terbentuk di karakterisasi dengan Spektrofotometer UV-Vis, PSA dan TEM. Kompleks yang terbentuk diaplikasikan untuk reduksi Cr(VI). Pengukuran dengan spektrofotometer UV-Vis memperlihatkan penurunan intensitas absorbansi Cr(VI) pada λmaks 350 nm yang mengindikasikan terjadinya proses reduksi Cr(VI).
Dari analisis kinetika dan mekanisme reaksi perlakuan optimasi dilakukan terhadap variasi rasio mol pereduksi, konsentrasi Cr(VI) dan pH. Aplikasi kompleks dari kondisi ini menghasilkan rasio mol optimum dari aktivitas pereduksi AuNP@AMS@Fe(II) 1:3. Konsentrasi optimum Cr(VI) yang dapat direduksi adalah 9,66 x10-4 M pada pH optimum larutan Cr(VI) sebesar 4,7 dengan persen reduksi yang diperoleh selama 6 menit pengadukan sebesar 97,12% . Tetapan laju reduksi pseudo orde pertama untuk Cr(VI) sebesar 1,703 x10-1 menit-1.
Centrifugal Liquid Membrane (CLM) method has been successfully applied for Cr(VI) reduction with AuNP@AMS@Fe(II) complex in colloidal system. The synthesis of AuNP held with CLM method by reduction of HAuCl4 with NaBH4. AuNP was modified with MSA ligand and Fe(II) and formed AuNP@AMS@Fe(II) complex compound. AuNP and its complex compound characterized with UV-Vis Spectrophotometer, PSA and TEM Imaging. The complex compound was applied in the reduction of Cr(VI). UV-Vis Spectrophotometer measurement showed the decline of Cr(VI) absorbance intensity at λmaks 350 nm, indicating the reduction of Cr(VI).Kinetic analysis from optimization reaction held in three parameters: mole ratio of reduction agent variation, Cr(VI) concentration variation, and pH variation. Complex compound application from these conditions resulting optimum mole ratio from AuNP@AMS@Fe(II) reduction agent is 1:3. Optimum concentration of Cr(VI) is 9,66 x10-4 M at optimum pH of Cr(VI) 4,7, with percentage of reduction during 6 minutes stirring is 97,12%. Pseudo order rate constant of Cr(VI) reduction is 1,703 x10-1 minutes-1."
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2014
S56356
UI - Skripsi Membership Universitas Indonesia Library
Deshpande, J.V.
New Delhi: Tata McGraw-Hill, 1994
515.9 DES c
Buku Teks SO Universitas Indonesia Library