Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 64590 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Arifin Multazam
"Tujuan penulisan tesis ini adalah untuk menggambarkan kegiatan diplomasi pertahanan yang dilakukan Indonesia terhadap Korea Selatan selama kurun waktu empat tahun atau secara spesifik pada periode 2006 hingga 2009. Penggambaran kegiatan diplomasi pertahanan tersebut dianalisis melalui pendekatan konsep diplomasi pertahanan yang mengembangkan tiga karakter utama, yaitu defense diplomacy for confidence building measure, defense diplomacy for defense capability dan defense diplomacy for defense industry.
Penelitian ini dilakukan dengan menyajikan data mengenai kegiatan diplomasi pertahanan Indonesia terhadap Korea Selatan dan mengelompokkannya ke dalam tiga konsep diplomasi pertahanan di atas. Penelitian ini telah membuktikan bahwa kegiatan diplomasi pertahanan Indonesia terhadap Korea Selatan semakin mempererat hubungan pertahanan kedua negara terutama setelah ditandatanganinya Joint Declaration between the Republic of Indonesia and the Republic of Korea on Strategic Partnership to Promote Friendship and Cooperation in the 21st Century.

The aim of this thesis is describing Indonesia defense diplomacy activities towards South Korea within four years, especially in 2006 until 2009 period. The defense diplomacy description analyzed by defense diplomacy concept which is developing three main characteristics such as defense diplomacy for confidence building measure, defense diplomacy for defense capability and defense diplomacy for defense industry.
This thesis conducted by serving data that contain Indonesia defense diplomacy activities towards South Korea and classifying them to the defense diplomacy concept above. This thesis proves, that the activities of Indonesia defense diplomacy towards South Korea, has tighten the relationship of both of the two countries especially after the signing of the Joint Declaration between the Republic of Indonesia and the Republic of Korea on Strategic Partnership to Promote Friendship and Cooperation in the 21st Century."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2010
T28012
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
"Penelitian ini membahas mengenai hubungan diplomasi pertahanan antara Indonesia dan Turki. Dalam konteks ini, praktik diplomasi pertahanan Indonesia berupa kerjasama pertahanan dengan Turki dalam bidang indutri pertahanan. Penelitia ini dilakukan dengan menggunakana metode penelitian kualitatif. Data didapatkan melalui praktik wawancara dengan Menteri Pertahanan RI periode 2009-2014. Selain itu, data sekunder didaptkan dari hasil mencari dokumen resmi , website resmi derta sumber-sumber lainnya. hasil penelitian ini menjawab pertanyaan mengenai faktor yang mendasari mengapa Indonesia menjalin kerjasama industri pertahanan yang strategis dengan Turki dibandingkan dengan negara industri pertahanan yang lebih maju. Kontribusi diplomasi pertahanan terhadap Turki bagi Indonesia yaitu meningkatkan hubungan dua negara, meningkatnya kapabilitas militer dan menuju kemandirian."
345 JPUPI 6:1 (2016)
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
Shinta Listya Dewi
Depok: Universitas Indonesia, 1995
S8091
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
"Kekuatan pertahanan Indonesia jauh dari memadai, baik untuk menopang fungsi pertempuran, penegakan hukum, maupun diplomasi. titik berat pada merebaknya ancaman non-konvensional, karakter pembangunan kekuatan militer maupun hubungan internasional di Asia Pasifik mengharuskan penguatan rejim maritim Asia Tenggara....."
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
Raudhia Rizki Alifa
"ABSTRAK
Korea Selatan merupakan salah satu contoh negara yang telah sukses membangun citra nasional positif secara global dengan penyebaran budaya populer melalui hallyu. Namun, kepopuleran hallyu tidak memberikan pengaruh yang signifikan akan ketertarikan minat warga asing terhadap makanan Korea atau hansik. Pada tahun 2009, pemerintah Korea Selatan pun meluncurkan program Global Hansik sebagai strategi untuk mempopulerkan hansik di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan memaparkan strategi diplomasi budaya Korea Selatan di Indonesia melalui global hansik. Penelitian ini merupakan studi literatur dengan metode analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemerintah Korea Selatan menjalankan empat strategi untuk meningkatkan citra nasionalnya di Indonesia melalui global hansik, yaitu: (1) penyelenggaraan festival makanan Korea secara rutin, (2) pembuatan drama mini bertemakan makanan yang diperankan oleh orang Indonesia dan artis Korea, (3) bekerja sama dengan Majelis Ulama Indonesia, dan (4) penerbitan buku panduan restoran Korea di Jakarta.

ABSTRACT
South Korea is one example of a country that has successfully built a positive national image globally with the spread of popular culture through hallyu. However, the popularity of hallyu did not give a significant influence on the interest of foreigners to Korean food or hansik. In 2009, the South Korean government launched the Global Hansik] program as a strategy to popularize hansik worldwide, including in Indonesia. The purpose of this research is to identify and explain South Koreas cultural diplomacy through global hansik towards enhancing its national image in Indonesia. This research is a literature study with qualitative descriptive analysis method. The results of this study shows that the South Korean government runs four strategies to enhance the national image of Korea in Indonesia through global hansik, namely: (1) regularly holding Korean food festivals), (2) making food-themed mini drama played by Indonesians and Korean actors, (3) working with Indonesian Ulema Council, and (4) publishing Korean restaurant guidebooks in Jakarta.

"
2019
MK-Pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
cover
Nasution, Fithriansyah
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 1995
S7537
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Muhammad Rizky Arullah
"Penelitian ini membahas mengenai hubungan diplomasi pertahanan antara Indonesia dan Turki. Dalam konteks ini, praktik diplomasi pertahanan Indonesia berupa kerjasama pertahanan dengan Turki dalam bidang industri pertahanan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunkan metode penelitian kualitatif, Data didapatkan melaui praktik wawancara dengan Menteri Pertahanan RI periode 2009-2014. Selain itu, data sekunder didapatkan dari hasil pencarian dokumen resmi, website resmi serta sumber-sumber lainnya. Hasil penelitian ini menjawab pertanyaan mengenai faktor yang mendasari mengapa Indonesia menjalin kerjasama industri pertahanan yang strategis dengan Turki dibandinkan dengan negara industri pertahanan yang lebih maju. Kontribusi diplomasi pertahanan terhadap Turki bagi Indonesia yaitu meningkatnya hubungan dua negara, meningkatnya kapabilitas militer dan menuju kemandirian industri pertahanan. "
Universitas Pertahanan Indonesia, [date of publication not identified]
345 JPUPI 6:1 (2016)
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
Ficita Verdiana
"ABSTRAK
Beberapa tahun terakhir budaya popular Korea (hallyu) berkembang dengan sangat pesat di Indonesia. Segala aspek yang dibawa hallyu cukup bisa diterima di Indonesia, seperti musik, film, busana, makanan, hingga wisata. Hal ini terlihat dari jumlah wisatawan Indonesia yang berkunjung ke Korea Selatan. Hal ini tidak luput dari peran media massa yang mempromosikan citra kebudayaan Korea Selatan dalam bentuk tulisan atau artikelnya. Dengan adanya promosi mediamassa, wisatawan dapat dengan mudahmemperkirakanlokasi tujuan wisata yang akan dikunjungi. Tujuan dari penulisan jurnal ini adalah untuk menganalisis citra kebudayaan Korea mempengaruhi kunjungan turis Indonesia ke Korea dalam media massa Indonesia dan untuk mengetahui peran institusi wisata Korea dalam meningkatkan kunjungan wisatawan ke Korea. Metode yang digunakan adalah metode penelitan kualitatif, dengan mengumpulkan data dari berbagai sumber buku, jurnal, dan internet. Hasil temuan dari penelitian ini adalah secara tidak langsung media massa memiliki peran sebagai agen promosi wisata dalam peningkatan jumlah wisatawan Indonesia yang berkunjung ke Korea Selatan dan usahapromosi institusi wisata Korea Selatan dalam mendukung peningkatan jumlah wisatawan ke Korea.

ABSTRACT
In the past few years, the developing of hallyu in Indonesia are raising rapidly. The aspects that hallyu brought are quite acceptable in Indonesia, such as music, film, fashion, food, and tourism. We can see it from the graphic about tourists from Indonesia that visited South Korea are increased a lot. This could be a role of media that showed South Korea cultural imagery in the form of writings. With the presence of media, tourists can easily imagine the tourist location that is described in the articles. The purpose of writing this journal is to see how the cultural image of Korea affects Indonesian tourist to visit Korea that shown in Indonesian media and to find out the role of the Korean tourist institutions to help the increasing visits of tourists to Korea. Method used in the writing of this paper is the qualitative with collecting the data from books, journals, and internet. The findings of this study indicate that the media has a role as an agent for the promotion of tourism to increase the visits of tourist from Indonesia to South Korea and there is some work done by Korean tourism institution to supports it."
Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2019
MK-Pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
cover
Idil Syawfi
"Tujuan dari thesis ini adalah untuk memetakan aktifitas diplomasi penahanan Indonesia dalam kurun waktu 2003 hingga 2008. Hal ini ditujukan untuk mengidentifikasi karakter dan keluaran diplomasi pertahanan Indonesia. Pemetaan tersebut dilakukan dengan dibimbing oleh pendekatan diplomasi pertahanan yang dikembangkan secara komprehensif dengan memadukan tiga terma utama yaitu diplomacy, defense, dan development yang menghasilkan tiga kategori utama diplomasi pertahanan yaitu defense diplomacy for CBM, defense diplomacy for defense capabilities, dan defense diplomacy for industry.
Penelitian ini dilakukan dengan metode case study dengan melihat fenomena diplomasi pertahanan yang dilakukan oleh Indonesia, serta dengan membentuk dataset mengenai aktifitas diplomasi pertahanan Indonesia. Penelitian ini telah membuktikan bahwa aktifitas diplomasi pertahanan yang dilakukan Indonesia dalam kurun waktu 2003 hingga 2008 didominasi oleh karakter defense diplomacy for CBM, serta keluaran yang dihasilkan adalah peningkatan stabilitas keamanan regional.

The aim of this thesis is mapping Indonesia defense diplomacy activities diiring 2003 until 2008. This objective is intended to identify the character and output of Indonesia defense diplomacy. In order to gain this objective the analysis guided by defense diplomacy approach that developed comprehensively which combining three main tenns of defense diplomacy which is diplomacy, defense, and development that upshot three main categoiy of defense diplomacy consist of defense diplomacy for CBM, defense diplomacy for defense capabilities, and defense diplomacy for industiy.
This thesis conducted by case study methods that oversee the phenomena of Indonesia defense diplomacy, and also creating dataset about Indonesia defense diplomacy activities. This thesis has proven that the activities of Indonesia defense diplomacy dominated by defense diplomacy for CBM character, and the output of these activities in the increasing of regional security stability.
"
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2009
T26251
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
Jin, Su Jang
"Tujuan penelitian ini adalah Tinjauan Hukum terhadap Ketentuan Perzinahan di Korea Selatan, Indonesia dan dalam bidang hukum Internasional. Tesis ini membahaskan norma hukum di dalam hukum Korea Selatan, Indonesia dan Hukum International tentang ketentuan Perzinahan di dalam hukum pidana dalam tiap pihak dan membuat perbandingan hukum. Dalam abad 21, banyak organanisasi internasional bergerak untuk menghapuskan hukum perzinahan dalam hukum pidana di setiap negara. Pengadilan Mahkamah Konstitusi Korea Selatan baru saja memutus untuk menghapuskan ketentuan perzinahan dalam Hukum Pidana Korea Selatan karena ketentuan perzinahan membatasi hak-hak individu, ketentuan perzina tidak efektif dan kesadaran hukum dalam rakyat Korea Selatan telah berubah. Walaupun trend-trend dunia sekarang, masih ada beberapa negara yang masih mengatur ketentuan perzinahan dan menghukum yang melakukan perzinahan. Indonesia adalah salah satu negara yang masih mengatur ketentuan perzinahan dan menghukum yang melakukan perzinahan walaupun Indonesia bergabung ICCPR dan CEDAW. Tanpa memperhatikan kedaulatan setiap negara dan factor social bermacam-macam, Negara yang mengatur ketentuan perzinahan harus mematuhi hukum internasional. Hukum internasional dan setiap negara harus mencari solusi yang memuaskan kedua belah pihak.

This research aims to make a legal review to adultery law in South Korea, Indonesia and International law. The thesis discuses with legal principles of South Korea, Indonesia and International law regarding criminal nature of adultery along with legal histories of each party in this issue and make comparisons. In 21st century, a lot of international organization movements are made to abolish adultery provision within penal code. Recently, South Korean Constitutional Court decided to abolish adultery law provision within their penal code because the provision restricts individual rights, ineffectiveness of provision and change of legal awareness among South Koreans. Despite of current world trend, some countries still retain and execute punishment of adultery. Indonesia is one of the countries that retain and execute punishment of adultery despite of the fact that Indonesia is party of ICCPR and CEDAW. Regardless of state sovereignty and various social factors, countries that retain adultery provision need to respect the international law. Both international law and state party need to look for common ground that can satisfy both parties."
Depok: Fakultas Hukum Universitas Indonesia, 2015
S61599
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>