Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 81478 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Selvia Lirita
"ATM (Anjungan Tunai Mandiri) adalah salah satu bentuk pelayanan bank kepada para nasabahnya. Seiring dengan persaingan yang semakin ketat antar bank yang satu dengan yang lain, kualitas pelayanan yang tinggi termasuk di dalamnya pelayanan ATM, merupakan sebuah tuntutan. Namun sebagaimana halnya sebuah mesin, ATM tidak luput dari kondisi out of service yang dapat mengurangi tingkat pelayanan dan kepuasan para nasabah bank. Untuk memperkecil lamanya waktu kerusakan (down-time) tersebut, dikembangkanlah AMS (ATM- Monitoring System), sebuah sistem yang mampu memonitor munculnya error atau kegagalan pada ATM dan menyampaikan pesan kepada pihak bank untuk dapat segera melakukan perbaikan (mempercepat mean time to repair).
Sistem AMS geoDECI yang saat ini dibangun adalah kelanjutan dari AMS yang sebelumnya dikembangkan oleh tim de-BES, dimana tujuan pengembangan geoDECI ini adalah untuk menambah fitur-fitur pendukung pada ATM Monitoring System. Fitur-fitur pendukung tersebut meliputi fitur Sistem Informasi Geografis untuk operator dan administrator, fitur laporan dan Sistem Penunjang Keputusan untuk manajer bank, serta fitur simulasi error dengan sebaran poisson. AMS geoDECI dibangun dengan menggunakan analisis dan perancangan berorientasi objek (Object Oriented Analysis and Design) dan meng- gunakan model perancangan UML (Unified Modelling Language). Sebagai sistem informasi manajemen perbankan, AMS geoDECI diharap kan dapat membantu manajemen pemeliharaan ATM menjadi lebih baik."
Depok: Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia, 2004
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
"Persaingan antar bank yang saat ini semakin ketat mendorong bank untuk menyediakan layanan yang terbaik bagi nasabahnya. Salah satu contoh pelayanan tersebut berupa jaringan ATM yang tersebar di berbagai tempat. Untuk me-monitor jaringan ATM tersebut diperlukan suatu sistem yang dikenal dengan ATM Monitoring System (AMS). de-BES merupakan prototipe ATM Monitoring System yang dikembangkan dalam Student Project ini. de-BES terbatas pada proses pengawasan terhadap event error yang terjadi pada ATM, seperti uang tersangkut, kartu tersangkut, dispenser uang kosong, dan lain sebagainya. Standar format bahasa yang digunakan dalam pengembangan de-BES ini adalah ISO8583 versi 1 (1993). Jenis kode error message sebagai representasi suatu event menggunakan format yang diperoleh dari Network Information Access (NIA). Perancangan de-BES menggunakan Object-Oriented Analysis and Design (OOAD) dan menggunakan model perancangan UML. Prototipe de-BES terbagi atas 4 modul, yaitu modul Fetcher, Dispatcher, aplikasi GUI, dan Aplikasi web"
Depok: Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia, 2003
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Aji Setiabudi
"Tesis ini membahas tentang pengembangan sistem peringatan berbasis dampak dependensi (DIAS), yaitu sistem yang akan menerima informasi tentang suatu insiden keamanan informasi, menganalisisnya, kemudian memberikan peringatan kepada pemilik aset yang bersangkutan. Analisis dampak dikembangkan dari Model Analisis Dampak Dependensi, dengan mendefinisikan Intra Relation Compound (IRC) dan Inter Relation Compound (ERC). Walaupun begitu, model yang dikembangkan ini tetap menggunakan prinsip relasi antar komponen dalam satu maupun antar aset teknologi informasi. Relasi-relasi antar komponen tersebut didefinisikan terlebih dahulu dalam bentuk matriks dependensi, matriks relasi intra-aset, dan matriks relasi inter-aset. Matriks ? matriks tersebut disimpan dan dianalisis di dalam sistem DIAS untuk mengetahui luas dampak. Suatu komponen berdampak luas jika banyak komponen yang bergantung padanya, baik secara langsung maupun tidak langsung. Dua belas skenario dengan berbagai kondisi disusun untuk menguji model analisis. Pengujian dilakukan dengan membandingkan hasil analisis yang dilakukan oleh model awal dengan model yang dikembangkan (IRC & ERC). Hasilnya menunjukkan bahwa IRC mampu menghitung 25% lebih banyak dibandingkan IR, dan ERC 62% lebih banyak dibandingkan ER.

This thesis discusses the development of dependency impact-based alert system, a system that will receive data about a security incident, analyze it, and finally send alert to the owner. The impact analysis is developed from Dependency Impact Analysis Model, by defining Intra Relation Compound (IRC) and Inter Relation Compound (ERC). Nevertheless, this developed model is still using the concept of relation between components within or outside assets of information technology. Those relations are defined by using dependency matrix, intra-asset relation matrix, and inter-relation matrix. Those matrices are stored and analyzed inside DIAS to find out the width of impact. A component may have a wide impact if there are many other components depend on it, directly or indirectly. Twelve scenarios with different conditions are prepared to test the analysis models. System testing is conducted by comparing the analysis result from the original model with the proposed model. The results show that IRC is able to count impacts 25% higher than IR, and ERC 62% higher than ER."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2016
T46691
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Fariz I. Rahmansyah
"Setiap harinya, Bagian Tata Usaha Rektorat Universitas Indonesia menerima sekitar 300 surat. Dengan banyaknya volume surat yang masuk, serta pergerakan surat yang sangat cepat dan bervariasi, Bagian Tata Usaha Rektorat UI mengalami banyak kesulitan dengan sistem manual yang digunakan sekarang.Proyek mahasiswa ini ber tujuan untuk mengembangkan sistem yang dapat menunjang sistem manajemen dokumen, terutama surat yang keluar dan masuk di Rektorat Universitas Indonesia. Oleh karena itu kami, sebagai Tim Pengembang, mengerjakan prototipe Workflow System for Letter Publishing, Routing and Monitoring System yang sesuai dengan proses bisnis dari Tata Usaha Rektorat UI dengan kemampuan untuk beradaptasi dengan perubahan struktur organisasi. "
Depok: Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia, 2004
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Harmadi Budiutama
Depok: Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia, 2001
T40487
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Siti Uswatun Hasanah
"Metode pengenalan wajah dengan memanfaatkan informasi lokasi fiturfitur pada wajah (features-based matching method) sejauh ini dianggap lebih baik (robust) dibandingkan dengan pengenalan yang memanfaatkan keseluruhan bagian wajah (holistic matching method). Akan tetapi, menurut Cox teknik-teknik ekstraksi fitur yang dibutuhkan untuk metode ini masih belum cukup akurat. Algoritma Hough Transform (HT) dikenal memiliki keunggulan dalam mendeteksi keberadaan objek yang memiliki pola tertentu walaupun tidak
diketahui posisinya, serta relatif tidak terpengaruh oleh noise maupun data yang tidak lengkap/hilang. Kemampuannya dalam melakukan deteksi objek bahkan menyamai template matching, tetapi jauh lebih cepat. Dengan memanfaatkan kelebihan-kelebihan yang dimiliki oleh algoritma Hough Transform (HT) untuk melakukan deteksi objek, penelitian ini mencoba menyusun metode untuk untuk melakukan ekstraksi titik-titik fitur pada wajah. Dalam percobaan, digunakan data citra wajah dalam tampilan frontal untuk diekstraksi titik-titik fiturnya, kemudian dilakukan analisa terhadap tingkat akurasi hasil ekstraksi fitur yang diperoleh. Selain HT, dalam aplikasi juga dimanfaatkan beberapa fungsi yang diajukan oleh Lam dan Yan dalam Modified Hough Transform (MHT) untuk meningkatkan performance HT dan dikombinasikan dengan penggunaan informasi anthropometric standards untuk proses penentuan lokasi fitur."
Depok: Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia, 2004
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Lisa Rienellda Irsal
"Ujian biasanya dibuat oleh penguji dengan tingkat kesulitan yang disesuaikan dengan tingkat kemampuan yang diharapkannya dari peserta ujian. Padahal tingkat kemampuan peserta ujian sering kali sangat bervariasi. Jika penguji membuat ujian dengan tingkat kesulitan yang tinggi, terkadang ujian tersebut akan dirasa terlalu sulit oleh peserta ujian yang tingkat kemampuannya ada di bawah tingkat kesulitan ujian tersebut. Begitu pula sebaliknya. Akibatnya terkadang ujian memberikan hasil yang kurang informatif. Karena itulah dikembangkan adaptive online test system, yang memungkinkan ujian dilakukan secara adaptive, sesuai dengan kemampuan masing-masing peserta ujian, sebagai tugas akhir. Berdasarkan pelaksanaan tugas akhir ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan adaptive online test system untuk ujian memberikan beberapa manfaat, yaitu pembuatan ujian menjadi cepat dan mudah, hasil ujian bisa didapatkan dengan cepat, hasil ujian dapat memberikan informasi mengenai penguasaan peserta ujian terhadap tiap sub subyek yang diujikan, pelaksanaan ujian tidak memerlukan lembar ujian maupun pemeriksa ujian, jadwal ujian menjadi fleksibel, keamanan terhadap kebocoran soal ujian jadi meningkat, dan dapat memberikan hasil yang akurat untuk peserta ujian dengan tingkat kemampuan yang bervariasi. Penggunaan adaptive online test system untuk ujian juga memiliki beberapa kekurangan, yaitu butuh fasilitas komputer untuk ujian, tidak cocok untuk peserta ujian yang merasa tidak cocok menggunakan komputer untuk ujian, hanya memungkinkan untuk soal pilihan ganda, dan hanya cocok jika tersedia banyak soal dengan tingkat kesulitan yang terdistribusi merata. Saran-saran yang dapat diberikan dari pelaksanaan tugas akhir ini untuk pengembangan selanjutnya yaitu melengkapi adaptive online test system dengan fitur search enginee untuk pencarian soal dan fitur untuk re-estimate difficulty soal, memungkinkan adaptive online test system untuk men-support bentuk penilaian dan bentuk soal lain, serta mengembangkan adaptive online test system dengan model lain. "
Depok: Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia, 2004
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Amri Hidayat
"Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengembangkan sebuah sistem Sistem Informasi (SI) KPU untuk menunjang kelancaran pemilihan umum 2004. Arsitektur SI KPU menaungi ± 5000 terminal yang tersebar di seluruh kecamatan, kabupaten/kotamadya, propinsi, dan Pusat (pusat pelayanan informasi KPU). SI KPU menyediakan Frequently Ask Question (FAQ). Jika belum terdapat dalam FAQ disediakan pengelolan permasalahan sistem dan solusinya pada Aplikasi KM Help Desk KPU. Aplikasi KM Help Desk KPU ditujukan untuk mengatasi permasalahan sistem ketika digunakan. Aplikasi ini memfasilitasi komunikasi antara daerah (terminal) dengan Pusat dalam mendeteksi masalah dan solusinya dengan menerapkan knowledge management. Terbagi dalam 2 modul, yaitu modul lokal dan pusat. Aplikasi dikembangkan menggunakan metodologi System Development Life Cycle (SDLC) dan metode berorientasi objek dengan notasi Unified Modelling Language (UML). Laporan ini memuat tahap pengembangan aplikasi KM Help Desk KPU mulai dari analisa sampai dengan evaluasi implementasi. Artifak yang dihasilkan pada tahap analisa dan perancangan antara lain: use case diagram, flow of events, sequence diagram, class diagram, dan data model."
Depok: Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia, 2004
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
cover
Rivan H. Kartowisastro
Depok: Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia, 2001
T40454
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>