Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 42714 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Novia Argarini
"Exhibition event has grown rapidly in Indonesia, almost every week exhibition event were held. The executor had a major part in the succes of the exertion of an exhibition event, whereas the executor of an exhibition event gather the produsen to meet the prospective consumen and plan the whole activity organizely. From the efficiently of time used, the situation and place that being used, will promote and give the proper image to the other party. The effectiveness of an exhibition event can be measured from the amount of entrant and visitor who came during the exhibition event begun. In executing an exhibition event, a strategy of promoting is necessarily needed to compete with other company that play in such core of business. With the promotion that organize effectively, the purpose to gain the interest of entrant and visitor can be fulfilled. In managing Semarang Expo Event, PT Tigawarna required a better promotion strategy, especially in constrict visitor. This research used qualitaive method to gain information about how PT Tigawarna conductied a promotion strategy on the Semarang Expo Event to attract the visitor. This research was conducted by performing two indepth by analyzing the company documents. PT Tigawara was using advertise and publication as a promotion tools to attract the visitor at the Semarang Expo event. By using advertising and publication at the Semarang Expo event, PT Tigawarna has succeeded to gather the visitor, whereas with the arrival of visitor can give the benefit to the exhibition participants. The use of the better promotion strategy would give the better result in the exercion of exhibition event."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2008
S-Pdf
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Alexandra Cindy
"Hasil analisis regresi juga menunjukkan bahwa media expenditure newspaper dan media expenditure magazines tidak memberikan kontribusi yang signifikan terhadap perubahan rata-raata nilai selling out Brand Y. Perubahan selling out Brand Y dapat dijelaskan oleh media expenditure televisi sebesar 47,9 % dan sisanya dijelaskan oleh variabel lain misalnya consumer promo yang juga kerap dilakukan di supermarket.
Dari kedua hasil perhitungan ini dapat ditarik kesimpulan bahwa pada Brand X, advertising budget yang dialokasikan kepada media cetak dalam hal ini majalah signifikan berpengaruh terhadap penjualan. Tidak demikian halnya terhadap Brand Y yang lebih terpengaruh oleh advertising spending di media televisi. Khusus untuk Brand Y juga terlihat strategi media placement yang selama ini digunakan sudah relatif efisien apabila dibandingkan dengan Brand X sang market leader, pesaing terdekatnya."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2008
T25571
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
Winardi
Bandung: Mandar Maju, 1992
659.1 Win p
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Winardi
Bandung: Mandar Maju, 1992
659.1 Win p
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Shimp, Terence A.
Jakarta: Erlangga, 2000
659.1 shi p
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Shimp, Terence A.
Jakarta: Erlangga, 2003
659.1 SHI p I
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Gama Ramadita
"Perkembangan tingkat kebutuhan manusia seiring dengan perkembangan kemajuan tingkat dan pola konsumsi masyarakat tidak akan pernah berhenti. Kebutuhan manusia akan hiburan dan informasi, merupakan suatu kesempatan dalam memperkenalkan produk-produk kebutuhan utama maupun kebutuhan akan informasi. Dunia informasi tidak akan berakhir selama manusia masih membutuhkan tingkat kehidupan yang Iebih baik dan untuk memenuhi tingkat kebutuhan yang mendasar. Dengan mendapatkan informasi mengenai tingkat perkembangan kebutuhan akan hiburan, pendidikan dan dunia disekitar kita, maka media informasi sangat dibutuhkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan akan inforrnasi terhadap perkembangan tehnologi, sosial, budaya, dan ekonomi. Diperlukan suatu wadah sebagai penunjang akan kebutuhan tersebut yakni media informasi televisi.
Perkembangan tehnologi dan informasi yang perlu disampaikan oleh sebuah media yang akan dibahas dalam penelitian ini adalah Biro lklan dan media televisi sebagai bagian yang tidak dapat terpisahkan dalam melakukan kegiatan usahanya memberikan informasi, hiburan dan pendidikan kepada pemirsanya. Perkembangan dunia periklanan semakin kompetitif. Kekuatan - kekuatan biro iklan membawa pandangan konsumen akan penawaran - penawaran terhadap produk -produk yang dihasilkan oleh advertiser. Persaingan semakin ketat terhadap perkembangan media televisi, cetak maupun radio. Pada awal tahun 2005, perkembangan televisi semakin besar. Ditandai dengan hadimya stasiun televisi dengan jangkauan terbatas dengan area (Lokai TV) dan bertambahnya media televisi dengan jangkauan area nasional.
Seiring dengan pertumbuhan televisi, persaingan biro iklan mengikuti dan berkompetisi dengan para kliennya dalam menghadirkan ide ~ ide kreatif iklan yang dilakukan. Perkembangan biro iklan dan media televisi membawa perubahan yang dinamis terhadap perkembangan advertiser dengan memproduksi berbagai produk unggulan sehingga pada akhimya akan berpengaruh pada pemirsa televisi sebagai target audiens dari suatu produk/ jasa yang diiklankan. Pertumbuhan media televisi, sangat dirasakan oleh masyarakat dengan adanya stasiun - stasiun televisi swasta yang baru hadir ke layar kaca. Persaingan sangat ketat dalam memperoleh jumlah pemirsa yang akan mempengaruhi dalam ranking masing-masing televisi melalui program acara yang disajikan ke layar lcaca. Data -data mengenai pertumbuhan televisi dan beberapa media advertising, dipercayakan kepada suatu lembaga penelitian AC Nielsen Media Research.
Panduan yang dikeluarkan oleh AC Nielsen Media Research membantu dalam perjalanan media televisi dan biro iklan serta media lainnya (seperti radio, Surat kabar, tabloid dan majalah). Detail data yang dikeluarkan oleh AC Nielsen dapat membantu dalam melakukan penelitian strategi bersaing Biro lklan di stasiun televisi TPI terhadap pemirsa TPI. Dunia periklanan (advertising), membawa pengaruh kepada pemirsa yang melihat iklan yang ditayangkan melalui media televisi TPI. Kategori masing-masing audience tergolong menjadi beberapa bagian yakni, dari segi gender, umur dan kelas sosial di masyarakat sebagai pemirsa televisi pada umumnya. Pemilihan program dan stasiun televisi sangat mempengaruhi dari Biro lklan dalam mengiklankan brand/produk dari kliennya (advertiser).
Pemilihan coverage area dari stasiun televisipun mempengaruhi pula pemilihan dari Biro lklan, dikarenakan produk yang dipromosikan dapat tercakup secara luas dan secara langsung target audiencepun akan semakin banyak. Akhimya penilaian media advertising terhadap media televisipun akan lebih selektif. Keunggulan dari program - program yang disajikan oleh media televisi TPl pun akan difokuskan pada hiburan dan edukasi pada kategori masyarakat berkelas BCD dan memberikan tayangan dengan nuansa religius untuk membimbing audiencenya dalam tingkat kehidupan sehari-hari. Dampak positif yang dialami media televisi TPI dari pemirsanya sangat dirasakan pada program - program unggulan dan jumlah iklan yang masuk di media televisi TPI.
Penelitian ini melihat pengaruh dari media advertising terhadap pemirsa TPI dengan program dan iklan yang dipromosikan melalui media televisi TPI. Dan bagaimana persaingan industri televisi dalam kreatifitas program yang berkualitas dengan maksud menarik perhatian dari pemirsa yang membawa pengaruh terhadap rating dan pendapatan iklan suatu media televisi."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2005
T22661
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Marlena Djamsari
"Penelitian ini membahas tentang Iklan Produk dan Jasa sebagai Refleksi Konsumsi Masyarakat Semarang, Kajian Khusus atas De Locomotief, Selompret melajoe, dan Djawa Tengah. Iklan surat kabar dapat digunakan sebagai bukti atau artefak sejarah untuk menggambarkan tentang keadaan masyarakat khususnya masyarakat kota Semarang. Pada abad ke- 20 (1900- 1930) masyarakat Semarang mengalami perubahan atau lanjutan modernisasi yang diawali pada masa Politik Liberal (1870) yaitu dari masyarakat feodal tradisional menjadi masyarakat modern. Lewat iklan 3 surat kabar terpenting di Semarang yaitu De Locomotief, Selompret Melajoe, dan Djawa Tengah dapat merefleksikan keadaan konsumsi masyarakat Semarang yang modern itu. Konsumsi masyarakat Semarang itu dilihat dari jenis iklan produk dan jasa yang ada pada iklan surat kabar tersebut. Dari konsumsi masyarakat terlihat gaya hidup dari masyarakat Semarang sendiri, seperti peralatan hidup yang digunakan dan kegiatan yang dilakukan. Dan terbukti bahwa masyarakat Semarang sedang mengalami kelanjutan modernisasi yang pesat pada awal abad ke- 20. Dapat terlihat jelas gambaran Iklan yang terkait erat dengan kondisi tersebut. Sebagai penelitian sejarah, telaah ini berfokus pada verifikasi iklan produk dan jasa terhadap teks dan gambaran keadaan masyarakat. Kemudian di rekontruksikan secara kronologis dan deskriptif ke dalam sebuah cerita sejarah.

This research studies about the advertisement of goods and services as a consumption reflection of Semarang community, a case study on De Locomotief, SelompretMelajoe dan Djawa Tengah. Advertisement in the newspapers can be employed as an attestation or historical artifact that portrays the condition of a community, especially the community of Kota Semarang. In 20th century, (1900-1930), the community of Kota Semarang came into a change, which was commenced by the Liberal Politics in 1870, from the traditional-feudal to the modern community. By studying 3 (three) well-known newspapers at that time, namely, De Locomotief, Selompret Melajoe,dan Djawa Tengah, those reflected the condition of modern community in Kota Semarang. The consumption pattern of community of Kota Semarang can be observed by the types of goods and services advertisement in those newspapers. By observing the consumption pattern of the community, it is demonstrated the life style of Semarang community, such as tools for living and daily activities. And, it proves that the people of Kota Semarang were still on the process of changing within modernization at early 20th century. It is able to be clearly discovered the depiction of advertisement that firmly reflected the condition in that time.As a research in history science, the analysis focuses on the verification of printed advertisement to the text and description of the community. Then, it reconstructs in a chronological order and descriptive ways into a historical story."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2013
S45303
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Hermawan Kartajaya, 1947-
Jakarta : Gramedia Pustaka Utama, 2005
659.1 HER w
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Cindy Manila Sukarya
""Sunbeam" telah memimpin pasar alat-alat dapur rumah tangga di Australia dan di Selandia Baru semenjak tahun 1950, setelah kehadiran produk-produk inovatifnya termasuk Sunbeam Mixmaster dan wajan listrik serbaguna. Tetapi, kondisi perdagangan produk-produk dapur rumah tangga bukannya tanpa halangan dan hambatan. Meningkatnya persaingan merek alat-alat dapur rumah tangga dari penjual-penjual kecil hingga penjual-penjual besar menjadi salah satu hambatannya.
Diumumkan bahwa penjualan dalam kategori produk konsumen GUD ​​Holdings turun 15%, berdasarkan laporan tahunan GUD 2012, yang dipengaruhi oleh sejumlah faktor kompetitif yang signifikan seperti persaingan yang semakin ketat dari penjual merek-merek Eropa yang lebih murah, kualitas rumahan yang lebih rendah, dan terobosan pasar lebih lanjut dilakukan oleh merek-merek Eropa, khususnya dikarenakan keadaan ekonomi di negara mereka yang sangat tidak memungkinkan sehingga mengakibatkan mereka harus mencari pasar lain di luar negaranya sendiri. Akibatnya, untuk mempertahankan keberadaan pasar, "Sunbeam" harus menyesuaikan harganya di sejumlah kategori produk inti dan juga memotong biaya pengukuran dan revisi program pengembangan produk.
Sehubungan dengan situasi ini, grup kami telah mempersiapkan strategi dan kampanye iklan yang semoga dapat meningkatkan penjualan "Sunbeam". Kami menemukan bahwa "Sunbeam" kurang sekali mempromosikan produk-produknya dalam bentuk iklan cetak seperti iklan di majalah, yang merupakan salah satu strategi periklanan paling penting dalam rangka mempromosikan produk mereka. Kami juga merasa bahwa sudah waktunya "Sunbeam" untuk memiliki target pasar baru untuk memperbaharui citra merek dan untuk menciptakan generasi baru dari pengguna "Sunbeam".

"Sunbeam" has been a leader in the Australian and New Zealand household small appliances market since the 1950s, when it established its presence with innovative products including the Sunbeam Mixmaster and the versatile electric frying pan. However, trading conditions for brands within small appliances have not been without their challenges. Most individual product categories in small appliances have seen an increasing incidence of retailer own-brands and of category specialists.
It was announced that the sales in the consumer products category of GUD Holdings was declined 15% in GUD 2012 annual report which was affected by a number of significant competitive factors such as an increasing competition from cheaper, lower quality house brands and further market inroads made by European brands, in particular, as they seek volume outside of their depressed home markets. As a result, to retain its market presence, Sunbeam had to reposition its pricing across a number of core product categories and also cut the cost of measure and the revision of its product development program.
Regarding to this situation, we have come up with an ad campaign that, hopefully, will pick up the sales of Sunbeam. We found that Sunbeam is lacking of print advertisement on magazines, which is one of a crucial advertising strategy in order to promote its brand in this particular situation. Also, we feel that it is time for Sunbeam to target a new target market to freshen up the brand image and to create a new generation of Sunbeam users.
"
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2013
MK-Pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>