Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 55174 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Widiantoro
"Tujuan utama penelitian ini adalah menerapkan konsep mekanika kolaborasicpada pembuatan prototipe shared workspace. Shared workspace adalah sebuah aplikasi dimana sebuah kumpulan pengguna dapat memiliki akses ke sebuah kelompok informasi yang sama, fungsi-fungsi yang sama, dan dapat mengerjakan transaksi-transaksi secara interaktif. Karena kualitas interaksi yang dapat didukung oleh sebuah shared workspace menentukan efektifitas dari shared workspace tersebut, maka prototipe shared workspace dibuat berdasarkan konsep mekanika kolaborasi. Konsep mekanika kolaborasi adalah konsep yang menerangkan bahwa kolaborasi yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari dalam sebuah grup dapat diklasifikasikan menjadi satuan-satuan terkecil yang dinamakan mekanika kolaborasi.
Penerapan mekanika kolaborasi pada prototipe shared workspace tersebut dilakukancdengan cara memilih fitur-fitur yang dianggap dapat memenuhinya untuk diimplementasikan menjadi sebuah aplikasi shared workspace. Implementasi dilakukan dengan menggunakan bahasa pemrograman Java dan pengujian dilakukan dengan membuat sebuah skenario penggunaan. Skenario tersebut digunakan untuk mengukur sejauh mana prototipe shared workspace yang dibuat dapat memenuhi aspek-aspek dari mekanika kolaborasi.
Dari pengujian tersebut didapatkan bahwa prototipe shared workspace yang dibuat dapat memenuhi seluruh mekanika kolaborasi yang diujikan. Selain itu, beberapa aspek dari mekanika kolaborasi dapat dipenuhi dengan mengubah bentuk komunikasi menjadi bentuk yang dapat direpresentasikan oleh prototipe ini."
Depok: Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia, 2005
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
"Telah dilakukan analisis sistem mekanik dan pengujian sistem kendali dan akusisi data pada Prototipe Portal Monitor Pencitraan Peti Kemas. Analisis sistem mekanik meliputi support pemegang penting dilakukan untuk menjaga kelangsungan pengoperasian. Sedangkan analisis sistem akuisisi data dan elektrik dilakukan padasisi sistem` catu daya motor penggerak conveyor . Tujuan dilakukan analisis dan karakterisasi untuk penyempurnaan desain. Proses analisis statik struktur rangka conveyor dilakukan melaluisimulasi dalam software ANSYS 1.4. Pada sistem data akuisisi dan sistem elektrik telah dilakukan pengujian. Dari hasil analisis mekanik menunjukkan bahwa desain yang dibuat telah memenuhi kriteria keamanan dan keselamatan. Sedangkan pada pengujian sistem akuisisi data sistem dapat menampilan data melalui jaringan internet dengan baik."
JPN 8:2 (2014)
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
"Telah dilakukan analisis sistem mekanik dan pengujian sistem kendali dan akusisi data pada Prototipe Portal Monitor Pencitraan Peti Kemas. Analisis sistem mekanik meliputi support pemegang penting dilakukan untuk menjaga kelangsungan pengoperasian. Sedangkan analisis sistem akuisisi data dan elektrik dilakukan padasisi sistem` catu daya motor penggerak conveyor . Tujuan dilakukan analisis dan karakterisasi untuk penyempurnaan desain. Proses analisis statik struktur rangka conveyor dilakukan melaluisimulasi dalam software ANSYS 1.4. Pada sistem data akuisisi dan sistem elektrik telah dilakukan pengujian. Dari hasil analisis mekanik menunjukkan bahwa desain yang dibuat telah memenuhikriteria keamanan dan keselamatan. Sedangkan pada pengujian sistem akuisisi data sistem dapat menampilan data melalui jaringan internet dengan baik."
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
"Dalam setiap kegiatan militer terutama perang udara, radar berperan penting sebagai mata sekaligus telinga baik dalam sistem pertahanan maupun sistem penyerangan udara. Radar menentukan tempat kedudukan sasaran serta memberi peringatan dini akan adanya sasaran yang membahayakan. Mengingat kegunaan radar dalam kehidupan militer demikian banyak maka dalam kegiatan militer wajib mengetahui sistem radar mulai prinsip kerja hingga hingga perkembangan dan kegunaannya. Perkembangan terbaru dari teknologi radar saat ini adalah dikembangkannya teknologi tandingan dari radar yaitu sistem anti radar yang memungkinkan suatu benda tidak dapat dideteksi radar.
Penelitian dan pengembangan ini diharapkan dapat mengejar ketertinggalan bangsa Indonesia dalam ilmu pengetahuan khususnya tentang material anti radar yang dikembangkan oleh berbagai negara maju serta mencapai kemandirian bangsa dalam bidang pertahanan. Sasaran yang akan dicapai dalam penelitian ini adalah penyerapan absorber gelombang radar yang dapat diterapkan pada berbagai perangkat tempur seperti pesawat, Unmanned Aerial Vehicle (UAV), kapal dan peralatan tempur lainnya."
321 LPI 17:33 (2014)
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
Ayudya Handayani A.P.
"ABSTRAK
Kegiatan ini merupakan penerapan proses konsultasi yang bertujuan untuk mengungkapkan permasalahan yang dihadapi oleh PT X. PT X tidak memiliki visi yang jelas sehingga kegiatan organisasi tidak selaras, karyawan dinilai kurang fokus dalam bekerja dan kinerjanya tidak optimal. untuk itu disarankan PT X untuk menyusun visi perusahaan. visis yang dipandang tepat untuk family business enterprise adalah shared future vision. proses perencanaan paralel dari carlock dan ward (2001) memberikan panduan pengembangan shared future vision sekaligus perencanaan strategi bagi perusahaan.

ABSTRACT
This activity is the implementation of a consultation process that aims to reveal the problems faced by PT X. PT X does not have a clear vision so that organizational activities are not aligned, employees are considered less focused on work and performance is not optimal. for that, it was suggested PT X to develop the company's vision. visis which is considered appropriate for family business enterprises is shared future vision. Parallel planning processes from Carlock and Ward (2001) provide guidance on the development of shared future vision as well as strategic planning for companies."
2010
T38214
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Eko Setiyadi
"Observer bertugas memantau dan mengambil objek yang berada diperairan selama misi pemantauan pada pesawat patroli maritim. Hal tersebut dilakukan dengan posisi duduk membungkuk sambil mengambil gambar dengan kamera yang dapat menimbulkan cedera pada tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa dan merancang ruang kerja observer sesuai postur kerjanya dalam virtual environtment dengan menggunakan software simulasi ergonomi, Jack 6.1.
Postur kerja observer akan diujikan dengan 8 konfigurasi berbeda dengan menggunakan metode Posture Evaluasion Index (PEI). Hasil penelitian ini yaitu usulan konfigurasi desain dengan tinggi kursi sebesar 37 cm, tinggi bubble window sebesar 68 cm dan tinggi hand rest sebesar 70 cm.

The tasks of an observer are to monitor and to take images of the objects on the water during the surveillance mission on maritime patrol aircraft. Those tasks are done by hunched-sitting position while taking pictures with the camera, which can cause musculoskeletal disorder on the body. The purpose of this study is to analyze and redesign the workstation of the observer according to his working posture in the virtual environment by using ergonomic simulation software: Jack 6.1.
The observer’s working posture will be examined with eight different configurations by Posture Evaluasion Index (PEI) method. The result of this study would be a proposal of design configuration of a chair with 37 cm high, bubble window with 68 cm high, and hand rest with 70 cm high.
"
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2013
S46697
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Yunita Tri Pratiwi
"Bertumbuhnya rumah sakit di Indonesia menjadikan iklim persaingan yang semakin ketat dan pengembangan pelayanan di dunia kesehatan menjadi semakin dinamis. Saat ini terjadi perubahan dalam bisnis rumah sakit di Indonesia semenjak diluncurkannya Jaminan Kesehatan Nasional JKN pada 1 Januari 2014 yang pengelolaannya dilakukan oleh Badan Pengelola Jaminan Kesehatan BPJS dalam peta jalan menuju Universal Health Coverage 2012-2019. RSIA Pratiwi adalah RS khusus kelas C yang terus mengalami penurunan pasien kebidanan dan belum bekerjasama dengan BPJS Kesehatan hingga akhir 2016.
Penelitian ini untuk melakukan analisis pasar layanan kebidanan RSIA Pratiwi pada tahun 2017 di awal kerjasama RSIA dengan BPJS Kesehatan KCU Tangerang. Lokasi penelitian di RSIA Pratiwi Tangerang, Banten. Waktu penelitian adalah bulan Mei-Juni 2017.
Metode yang digunakan dengan wawancara mendalam kepada informan yang terdiri dari pasienkebidanan dan karyawan struktural RSIA serta telaah dokumen. Hasil yang ada kemudian dilakukan triangulasi data dan didiskusikan oleh tim Consesus Decission Making Group CDMG.
Hasil didapatkan potensi pasar yang besar di wilayah kota Tangerang dengan target pasar wanita usia produktif, tingkat pendidikan menengah atas atau setara, pendapatan rumah tangga 3 - 5 juta perbulan dan memiliki pengetahuan serta minat yang tinggi terhadap pemanfaatan jaminan BPJS. Hal ini menunjukan bahwa era JKN memiliki pengaruh besar terhadap sistem pemasaran dan karakteristik pasien kebidanan Rumah Sakit Ibu Anak Pratiwi tahun 2017.

The growth of hospitals in Indonesia makes the increasingly fierce competition climate and the development of services in the health world become more dynamic. The need for strategy, commitment and creativity to innovate in managing and developing the hospital business along with continuous improvement of service quality quality for the hospital stay in the globalization era. Currently, there is achange in the hospital business in Indonesia since the launching of the National Health Insurance JKN on January 1, 2014 which is managed by the Health Insurance Management Board BPJS in the roadmap to Universal Health Coverage 2012 2019. Pratiwi Mother Child Hospital is a C class hospital that continues todecline and has not cooperated with BPJS Health until the end of 2016.
This research is to analyze the market of midwifery service in 2017 at the beginning of Pratiwi mother Child Hospital cooperation with BPJS Health. Research location at Pratiwi mother Child Hospital Tangerang, Banten. The study period was from May to June 2017.
The method used was in depth interviews with informants consisting ofobstetric patients and structural employees of and document review. The results arethen triangulated data and discussed by the Consesus Decision Making Group CDMG team.
The results obtained a large market potential in the city of Tangerang with a target market of women of reproductive age, upper secondary education, household income 3 5 million per month and have knowledge and a high interest in the utilization of BPJS guarantees. That is JKN era has effect influence on marketing system and midwifery patient characteristic in 2017.
"
Depok: Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, 2017
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Cambridge, UK: Cambridge University Press, 2014
341.26 PRI
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Tina Esadiarti
"Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kondisi perekonomian yang sulit saat ini dimana laju infasi mencapai 8,7% yang mengakibatkan meningkatnya jumlah pengangguran dan menurunnya daya beli masyarakat. Disisi lain pertambahan jumlah penduduk dan pertumbuhan rumah sakit di Indonesia berdasarkan Profil Indonesia Sehat tahun 2003 semakin meningkat, berdasarkan hal ini dapat dikatakan bahwa peluang dan persaingan bisnis perumahsakitan juga akan semakin meningkat.
Untuk mendapatkan pelayanan kesehatan dibutuhkan biaya yang tidak sedikit, terlebih pada layanan rawat inap. Sehingga pembiayaan kesehatan menjadi suatu pertimbangan bagi masyarakat dalam pemanfaatan suatu layanan kesehatan. Berdasarkan Gani,2005 sumber pembiayaan kesehatan masih didominasi oleh out of pocket, perusahaan dan asuransi. Maka startegi pemasaran yang dapat diupayakan pada kondisi ini yaitu ditujukan kepada segmen pasar dengan pembiayaan kesehatan yang ditanggung oleh perusahaan atau asuransi.
Rumah Sakit Tebet adalah rumah sakit swasta, tipe C} yang terletak dibilangan Jakarta Selatan, jika ditinjau dari segi pemanfaatan layanan rawat inap oleh pengguna jasa rumah sakit yang ditanggung perusahaan pelanggannya berkisar antara 37%-46% dari total pendapatan rawat inap, pencapaian ini masih dibawah harapan pihak manajemen yang sebesar 50%. Sehingga diperlukan suatu telaahan yang lebih lanjut untuk memperoleh gambaran tentang persepsinya pemanfaatan layanan rawat inap yang dikaitkan dengan karakteristik pengguna jasa rumah sakit yang ditanggung oleh perusahaan pelanggannya. Hasil analisis ini diharapkan dapat menjadi masukkan bagi Rumah Sakit Tebet dalam upaya meningkatkan pemanfaatan layanan rawat inapnya.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterkaitan dan analisis faktor yang memberikan probabilitas tertinggi antara karakteristik pengguna jasa rumah sakit yang ditanggung oleh perusahaan pelanggan meliputi faktor predisposisi, enabling, need terhadap persepsinya dalam pemanfaatan layanan rawat inap di Rumah Sakit Tebet pada tahun 2006. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional.
Pada hasil penelitian didapatkan 4 variabel yang memiliki keterkaitan antara karakteristik pengguna jasa rumah sakit yang ditanggung oieh perusahaan pelanggan terhadap persepsinya dalam pemanfaatan layanan rawat inap yaitu variabel status pekerjaan, lama kerja (faktor predisposisi) dan variabel penjamin kesehatan, pemberi keputusan (faktor enabling). Variabel yang mempunyai probabilitas tertinggi terhadap persepsi pemanfaatan layanan rawat inap adalah penjamin kesehatan, setelah dikontrol oleh variabel pemberi keputusan, status pekerjaan dan adanya interaksi dengan variabel lama kerja.
Dari penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa variabel status pekerjaan, lama kerja (faktor predisposisi) dan variabel penjamin kesehatan, pemberi keputusan (faktor enabling) adalah karakteristik pengguna jasa rumah sakit yang mempunyai hubungan terhadap tingginya persepsi pemanfaatan layanan rawat inap. Variabel Penjamin Kesehatan adalah karakteristik pengguna jasa rumah sakit yang ditanggung oieh perusahaan pelanggan yang mempunyai probabilitas tertinggi terhadap persepsi pemanfaatan layanan rawat inap, setelah mendapat pengaruh dart variabel Iainnya (pemberi keputusan, status pekerjaan dan lama kerja).
Upaya peningkatan pemanfaatan layanan rawat inap yang dapat disarankan berdasarkan penelitian ini adalah memberikan layanan yang baik dan kenyamanan kepada para pengguna jasa rumah sakit beserta keluarganya, melakukan penetrasi pasar melalui pendekatan serta meningkatkan program promosi yang ditujukan kepada perusahaan-perusahaan yang bernaung dibawah asuransi, para pensiunan yang dijamin oleh perusahaan serta para pejabat perusahaan dan memperluas pasar dengan cara menambah jaringan kerjasama sebagai provider kesehatan asuransi. Dan saran bagi peneliti lain apabila akan melakukan penelitian yang sama, ada baiknya variabel pen beri keputusan, status pekerjaan dan lama kerja dipertimbangkan sebagai variable confounding.

This research is based on present difficult economic condition, signified by inflation growth of 8.7% that causing an increase of the unemployment level and a decline of people's purchasing power. On the contrary, the growth of population and also the number of hospital in Indonesia are increasing (based on "Profit Indonesia Se/tat Ia/mn 2003"). According to this fact, it could be said that the business opportunity and also the competition between hospitals are increasing.
To obtain health services, people need to pay relatively high amount of money, especially for hospitalization services. Therefore health services costs become primary consideration for people in order to utilize such services. Based on Gani (2005), the payment sources for health service are still dominated by "out of pocket" from respective customer's companies and insurances. Thus, proper marketing strategy in this condition should be targeted to certain market segment, that is people in which cost are paid by their respective companies or insurances.
Tebet hospital is a private hospital type "C" which is located in South Jakarta. Viewed from the utilization of hospitalization services, the ratios of hospital service user, in which costs are paid by their respective companies, reached between 37-46% from hospitalization total revenue. This accomplishment, however, is still below management expectation which hope that the number should have reached 50%. Therefore, it needs a comprehensive study to get the overall picture on the characteristic of hospital service user (in which costs are paid by the respective customer's companies). The result of this analysis is expected to provide valuable inputs for Tebet hospital in order to improve the hospitalization service utilization.
This research aims to identify correlation and analysis on the factors that give highest probability between the characteristic of hospital service user (in which costs are paid by the respective customer's companies) and perception the utilization of hospitalization services in Tebet Hospital in 2006. These factors include predisposition, enabling, and needs. This research use quantitative method using cross sectional approach.
From the result of the research, there are 4 variables that have correlation between the characteristic of hospital service user (in which costs are paid by the respective customer's companies) and perception the utilization of hospitalization services. These variables are: employment status, length of work (predisposition factor), and health insurer, decision maker (enabling factor). Variable with the highest probability to perception the utilization of hospitalization service is found in health insurer, after controlled by decision maker variable, length of work, as well as the interaction with length of work variable.
From the research, it could be concluded that the factor of employment status, Iength of work (predisposition factor), and health insurer, decision maker (enabling factor) are characteristic of hospital service user influencing the level of perception the utilization of hospitalization services. While health insurer variable is hospital service user insured by customer's companies that have the highest probability to perception the utilization of hospitalization service, after influenced by other variables (decision maker, employment status, and length of work).
Based on this research, we suggest to improve hospitalization service utilization by broadening the market by adding cooperation network as provider for insurance health, performing market penetration through approach and by intensifying promotional programs aim for companies under insurance program, retiree with health benefit paid by the companies, and companies' management, and also by providing decent services and comfort to hospital services user and their families. We also suggest that further research should also consider decision maker, length of work, and employment status variable as variable confounding.
"
Depok: Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, 2006
T20074
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Tri Djatiningsih
"Pelayanan kesehatan yang diselenggarakan oleh rumah sakit adalah salah satu jenis pelayanan sosial yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sehingga peran rumah sakit sebagai organisasi sosial merupakan wujud nyata pembangunan kesehatan RSUD dr. Rubini Mempawah sebagai satu-satunya rumah sakit di wilayah Kabupaten Pontianak diharapkan dapat memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat dengan sebaikbaiknya, sehingga sebagai rumah sakit pemerintah yang selama ini dianggap memberikan pelayanan kurang baik dapat dihilangkan.
Banyaknya keluhan terutama dari masyarakat golongan ekonomi lemah, ketidakpuasan terhadap buruknya pelayanan kesehatan, baik yang mereka terima dari dokter maupun rumah sakit sering diterima dengan pasrah. Sementara itu bagi orang kaya, ketidakpuasan atas pelayanan demikian, sudah cukup memberi alasan bagi mereka untuk berobat ke dokter atau rumah sakit Iuar negeri meski harus dengan biaya yang jauh Iebih tinggi.
Tesis ini bertujuan untuk memperoleh gambaran mengenai pendapat pasien tentang pelayanan di rumah sakit dan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi pelayanan di rumah sakit dilihat dari kacamata pasien, pimpinan, dokter dan staf rumah sakit.
Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan memadukan pendekatan kuantitatif dan kualdatif, hal ini dimaksudkan untuk memperoleh hasil yang maksimal selain juga didukung oleh hasil pengamatan dan dokumen serta daftar pustaka. Penelitian dengan menggunakan kuesioner ditujukan pada pasien rawat inap, sedangkan pengumpulan data untuk mendukung hasil kuesioner menggunakan wawancara pada pasien, pimpinan, dokter dan staf di rumah sakit. Sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner, wawancara dan observasi.
Pendapat pasien tentang pelayanan yang dilakukan oleh dokter, perawat dan tenaga administrasi di RSUD dr. Rubini Mempawah sudah cukup baik. Begitu pula dengan alat dan sarana yang tersedia di rumah sakit menurut pasien sudah cukup baik meskipun belum cukup memadai apabila dihadapkan dengan jenis pelayanan yang harus diberikan, mengenai prosedur pelayanan yang diberlakukan masih betum jelas dan belum cukup baik terutama dalam penentuan tarif pelayanan, penyediaan obat dan pelaksanaan jaminan kepada pasien KM (Kartu Miskin) dan pasien ASKES.
Berdasarkan hasil penelitian terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi pelayanan di rumah sakit yang mengacu pada teori sebab akibat Martin diantaranya jumlah dokter yang masih kurang terutama dokter spesialis, ketrampilan penanganan pasien yang belum memadai yang dimiliki perawat dan tenaga administrasi, sarana yang masih belum memadai terutama kebersihan dan kenyamanan kamar mandi, ketidakjelasan prosedur dan informasi tentang pelayanan yang disediakan rumah sakit dan obat yang tersedia kurang bervariasi serta kebijakan masih bertumpu pada Direktur terutama dalam penanganan pasien, ketentuan tentang tarif pelayanan, harga obat dan pelaksanaan pemberian jaminan kepada pasien KM (Kartu Miskin).
Oleh karena itu perlu dilakukan upaya untuk meningkatkan pelayanan di rumah sakit dengan merekrut dokter baru dan dokter spesialis, mengadakan diktat (pendidikan dan latihan) bagi perawat dan tenaga administrasi sesuai bidang tugasnya serta memberi kesempatan untuk metanjutkan pendidikan dalam program tugas belajar. Melakukan sosialisasi tentang pelayanan yang ada di rumah sakit melalul pamflet dan brosur serta membuat papan petunjuk. Untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan kamar mandi agar tidak terjadi penyakit yang timbal karena perawatan di rumah sakit dengan menggunakan jasa cleaning service yang bisa dlandalkan dan bertanggung jawab. Sedangkan dalam penetapan kebijakan mengenai tarif dan harga obat sebaiknya tetap mengacu pada kepentingan masyarakat."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2006
T22167
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>