Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 101185 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Theresia Bianchi Mulyani
"Dalam menghadapi situasi perekonomian yang sedang menanjak saat ini dan dengan ketatnya persaingan di bidang perbankan diperlukan strategi yang kuat untuk meningkatkan Brand Image dan Brand Loyalty dari nasabah. Untuk menetapkan strategi yang perlu dianalisa beberapa kekuatan, kelemahan, petuang dan ancaman yang dihadapi oleh perusahaan. Di samping itu juga perlu diteliti faktor-faktor yang mempengaruhi dimana berasal dari lingkungan eksternal dan lingkungan intemal perusahaan. Dalam mengelola Bank, BCA memiliki tiga strategi utama. antara lain, mempertahankan keunggulan sebagai bank transaksional pilihan nasabah, menyalurkan kredit yang didukung oleh manajemen risiko yang efektif, serta menerapkan tata kelola pada setiap aspek bisnis. Dalam menghadapi tantangan perubahan ekonomi yang bersifat struktural maupun pergerakan suku bunga, BCA berupaya untuk tetap konsisten dalam mengelola BCA, hal ini bertujuan untuk mengoptimalkan posisi likuiditas untuk meningkatkan profitabilitas, dan investasi pada franchise BCA guna mengembangkan sumber pendanaan yang menguntungkan. Sejalan dengan kebutuhan nasabah yang senantiasa mengikuti perkembangan teknologi, BCA senantiasa melakukan pengembangan produk, layanan dan jaringan. Semua hal itu bertujuan untuk meningkatkan k.ualitas layanan BCA. Penelitian identifikasi sumber daya menggunakan metode studi kasus melalui in-depth interview dengan Kepala Divisi Perbankan Konsumer dan Kepala Biro Promosi, Divisi Perbankan Konsumer. Hasil in-depth interview di analisa dan diperkaya dengan melakukan studi pustaka. Adapun tujuan dilakukan In Depth Interview dengan Kepala Divisi Perbankan Konsumer dan Kepala Biro Promosi, Divisi Perbankan Konsumer karena mereka telah mewakili Direktur secara konsep dan strategi mengenai Corporate Brand. Di samping itu identifikasi sumber daya untuk keunggulan bersaing secara jangka panjang memiliki dampak strategis tinggi, sehingga biasanya terbatas untuk kalangan internal perusahaan, khususnya bagi strategi perusahaan yang bersifat rahasia. Analisa identifikasi sumber-sumber keuncraulan bersaing menggunakan metode SWOT (Strength, Weaknesses, Opportunifies, Threatness), da.n metode VRIO (Value, Rarity, ImitabiIity, Organization). Dari hasil analisa dapat disimpulkan bahwa pandangan masyarakat pada umumnya mengenai BCA masih menempati Top Of Mind, dalam hal ini mencakup, empat hal utama yaitu faktor kesadaran merek (masyarakat mengenal merk BCA secara baik), persepsi kualitas (masyarakat mengetahui BCA sebagai bank besar dengan reputasi dan kualitas sangat baik), asosiasi merek (berbagai penghargaan yang diterima oleh BCA sebagai merek terbaik) dan loyalitas merek (loyalitas nasabah terhadap BCA juga tinggi). Dengan telah dilakukannya analisa merek, analisa eksternal, analisa internal dan analisa VRIO (Value, Rarity, Imitability, Organization) BCA memiliki keunggulan kompetitif jangka panjang yang sustainable, tetapi dalam menghadapi persaingan terdapat hal-hal yang perlu ditingkatkan khususnya dari sumber daya manusia untuk semakin meningkatkan kepereayaan dari masyarakat. Selain itu untuk mewujudkan hal tersebut di atas diperlukan keijasama dan koordinasi kerja yang baik antara atasan dan bawahan. Dengan terciptanya keijasama dan sinergi yang baik antara karyawan diharapkan kinerja dalam hal ini peningkatan pelayanan atau SMART juga dapat dilakukan secara maksimal. Sehingga keunggulan kompetitif jangka panjang atau sustainable dapat semakin bertambah, khususnya dalam sektor internal yaitu dalam bidang suinber daya manusia."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2008
T23050
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
cover
Rufiatika
"Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peranan brand hearsay dan brand evidence terhadap satisfaction dan brand attitude dalam membentuk brand loyalty. Studi kasus yang dijadikan objek dalam penelitian ini adalah pengguna jasa penerbangan maskapai AirAsia. Hipotesis pada model penelitian diuji menggunakan metode Partial Least Square (PLS) dengan software SmartPLS. Hasil analisa dari penelitian ini menyatakan bahwa brand hearsay memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pembentukan brand loyalty. Demikian pula dengan variabel lainnya seperti brand evidence, satisfaction dan brand attitude memiliki pengaruh terhadap pembentukan brand loyalty.

This research aims to identify brand hearsay and brand evidence influence to satisfaction and brand attitude in shaping the brand loyalty. Case study explained in this research takes AirAsia airline users as subjects. Hypotheses used are tested using Partial Least Square method with SmartPLS program. This research finds that brand hearsay has significant effect on brand loyalty. Other variables explained before like brand evidence, satisfaction and attitude also has some correlation on brand loyalty.
"
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2014
S56111
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
X`tyna Martha
"Carrefour merupakan retailer kedua terbesar di dunia setelah Wallmart dan memiliki banyak produk private brand mulai dari produk elektronik, makanan, minuman sampai produk rumah tangga. Penelitian dengan desain riset eksploratori dan deskriptif ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variabel store image dan store brand price image terhadap purchase intention. Responden penelitian ini adalah 185 orang yang tahu atau pernah membeli produk private brand Carrefour dalam tiga bulan terakhir. Model penelitian dengan tujuh hipotesis diuji menggunakan Structural Equation Modelling (SEM). Hasil penelitian menyatakan bahwa hanya variabel store image perception dan store brand perceived risk yang memiliki pengaruh terhadap purchase intention. Penelitian ini juga menyatakan bahwa store brand perceived risk memiliki pengaruh negatif terhadap variabel store brand price images.

Carrefour is the second largest retailer in the world after Wallmart and have many private brand products ranging from electronic products, food, beverages to household products. The purpose of this exploratory and descriptive research is to identify the effect of store image and store brand price image dimensions on store brand purchase intention. Research respondents are 185 persons who know or already bought Carrefour private brand for minimum three months. The seven hypotheses research model is then tested with Structural Equation Modeling (SEM). The result of this research shows only store image and store brand perception perceived risk that has an influence on purchase intention. The study also states that the store brand perceived risk has a negative effect on the variable price store brand images."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2013
S45024
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
cover
Wawan Ari Wibowo
"ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh antara masing-masing Brand Identity dan Brand Position terhadap Brand Image, dan pengaruh antara Brand Identity dan Brand Position secara bersama-sama terhadap Brand Image. Populasi penelitian ini adalah seluruh nasabah PT. Asuransi Umum Bumiputeramuda 1967 dengan sampel 100 responden. Hasil penelitian ini menunjukkan variabel brand identity dan brand position mempunyai pengaruh positif terhadap brand image. Model persamaan regresi mampu menjelaskan variasi naik turunnya variabel brand image sebesar 42,7% sedangkan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak termasuk dalam variabel persamaan regresi. Kata Kunci : Brand Identity, Brand Position, dan Brand Image"
2010
T 28226
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
Lubis, Mawar Winona
"

Branding merupakan alat yang digunakan oleh pemasar untuk menciptakan identitas suatu produk dan mendiferensiasi produk tersebut dari pesaing-pesaingnya. Selebrita yang namanya dapat dianggap sebagai brand butuh melakukan kegiatan branding agar dapat dikenal di pasar hiburan yang sudah sangat tersaturasi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh dari human brand identity serta branding communication grup boy band BTS asal Korea Selatan terhadap brand image dan brand love para penggemar BTS. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif melalui pengumpulan data menggunakan kuesioner dan pengolahan data menggunakan structural equation modeling (SEM). Hasil dari penelitian menyatakan bahwa human brand identity dan brand communication memengaruhi brand image selebritas, dan brand image merupakan variable penting dalam menciptakan brand love selebritias.


Branding is used as a tool used by marketers to create an identity of a product, to differentiate the product from its competitors. Celebrities whose names are considered brands also need to engage themselves in branding activities to help them be recognized in the current highly-saturated market. This research aims to look at the effects of each members human brand identity and branding communications of South Korean boy band BTS towards their brand image and brand love of the fans towards the group. This research is uses a quantitative method through the collection of questionnaires filled by BTS fans. The data is processed using structural equation modeling (SEM). Findings of this research show that human brand identity and brand communication positively affects brand image, and a positive brand image is important for the creation of brand love.

"
Jakarta: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2019
T-pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Y. Bambang Harjono
"Rekapitalisasi perbankan oleh pemerintah, kini telah memasuki tahap akhir. Beberapa bank telah menyelesaikan program tersebut dan dikembalikan pengawasannya oleh Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) kepada Bank Indonesia. Salah satu dari bank yang telah lulus dari rekapitalisasi tersebut adalab PT Bank Central Asia, Tbk. (BCA).
Dengan selesainya program tersebut, tantangan yang baru kini menghadang BCA. Tantangan itu ìalah bagaimana menerapkan visi dan misi hasil paradigma baru, ke dalam suatu strategi yang sesuai dengan perkembangan industri perbankan nasional. Strategi tersebut harus dapat memanfaatkan kekuatan yang dimiliki (jaringan cabang dan ATM yang luas, reputasi yang baik, customer base yang besar, dll) untuk menganibil peluang yang ada, terutama di sektor Usaha Kecil dan Menengah.
Mencermati perkembangan persaingan perbankan yang semakin ketat, maka fokus studi pada karya akhir ini adalah untuk menganalisis dan mengusulkan strategi bisnis bagi BCA untuk tahun 2002 ? 2004, berdasarkan keunggulan, kemampuan, dan faktor-faktor yang terdapat pada perusahaan yang dapat mempengaruhi perkembangan kinerja bank dalam meningkatkan daya saingnya. Dengan demikian bank dapat memfokuskan kegiatan operasionalnya pada segmen Usaha Kecil dan Menengah khususnya dalam menghadapi dinamika persaingan industri perbankan di Indonesia serta meningkatkan daya saìngnya di masa yang akan datang. Untuk menggambar dinamika persaingan perbankan, digunakan beberapa bank, baik yang berasal dan bank pemerintah, bank swasta nasional maupun bank asing.
Berkenaan dengan semakin ketatnya persaingan perbankan di masa yang akan datang - terutama dengan masuknya bank asing di Indonesia ? BCA dapat melakukan pembenahan yang bertujuan untuk mengatitisipasi persaingan tersebut. Langkah yang dapat dilakukan antara lain dengan melakukan diferensiasi produk, investasi di bidang penelitian dan pengembangan (Litbang), penelitian dan pengembangan (Litbang), pembelian aset berkualitas dari BPPN, aliansi dengan bank asing, pelatihan terhadap karyawan yang berpotensi serta rasionalisasi terhadap karyawan yang kurang berkembang.
Penerapan strategi yang tepat khususnya dalam segmen pasar UKM - akan menghasilkan perkembangan dan penguasaan pasar yang mengikat. Namun demikian sernuanya tidak akan mungkin terjadi j¡ka tidak didukung oleh komitmen yang kuat dari seluruh karyawan perusahaan. Sebab suatu strategi baru akan berjalan dengan efektif jika dilaksanakan scara konsisten dan berkesinambungan."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2002
T2376
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Joshua Agusta
"Penelitian ini bertujuan menemukan pengaruh Brand Reputation dan Brand Tribalism pada Brand Relationship dalam konteks Brand Kecap Bango milik PT Unilever Indonesia. Penelitian ini bersifat konklusif dan desktiptif dengan desain cross-sectional. Pengumpulan data dilakukan dengan convenience sampling dan menghasilkan 235 responden. Dilakukan uji validitas, reliabilitas, analisis model pengukuran, dan analisis multiple linear regression melalui SPSS 13. Hasil penelitian menemukan bahwa Brand Reputation dan Brand Tribalism yang dipersepsikan konsumen secara signifikan dan positif mempengaruhi Two-Way Communications dan Emotional Exchange yang mempengaruhi pembentukan Brand Relationship.

This study aims to find the influence of Brand Reputation and Brand Tribalism on Brand Relationship in context of Bango soy sauce brand owned by PT Unilever Indonesia. This study is using conclusive and descriptive cross-sectional research design. Data is collected by convenience sampling and generates 235 respondents. Validity, reliability, measurement model analysis, and multiple linear regression analysis are tested using SPSS 13. The results found that Brand Reputation and Brand Tribalism that is perceived by consumers are significantly and positively affect the Two-Way Communications and Emotional Exchange that form the Brand Relationship."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2014
S54570
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Regita Wijayani
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2009
S5137
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>