Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 116271 dokumen yang sesuai dengan query
cover
MG. Westri Kekalih Susilowati
"Perekonomian kawasan Asia Tenggara, tidak terkecuali Indonesia baru saja mengalami gejolak, terutama menyangkut masalah nilai tukar masing-masing mata uang. Nilai tukar Baht-Thailand, Ringgit Malaysia maupun Rupiah Indonesia melemah. Dibandingkan dengan posisi awal tahun, saat ini Rupiah sempat terdepresiasi oleh dollar (US 5) Iebih dari 50 % (Kompas, 08 Oktober 1997).
Dalam perkembangan selanjutnya perekonomian Indonesia ternyata semakin parah. Masalah kepercayaan terhadap kredibilitas pemerintah sangat menentukan sentimen pasar. Adanya kerusuhan dengan puncaknya terjadi pada pertengahan Mei 1998 rnemperparah keadaan ekonomi. Pergantian tampuk kekuasaan dari pemerintahan orde baru ke pemerintahan "Reformasi" pun belum mampu mengembalikan kepercayaan pasar.
Mengikuti fenomena (gejolak) yang menimpa perekonomian kawasan Asia Tenggara tersebut, masalah fundamental ekonomi (Economy Fundamental) muncul. Sebagai contoh, Baht Thailand dan Rupiah Indonesia sama-sama melemah sampai titik yang sangat rendah."
Depok: Universitas Indonesia, 2000
T20526
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Diskha Wedelia Biotrie
"Skripsi ini menganalisis pengaruh Deposits to Assets Ratio, Loan to Assets Ratio dan Market Share terhadap profitabilitas bank yang tidak mengadopsi dan mengadopsi electronic banking. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Deposits to Assets Ratio, Loan to Assets Ratio dan Market Share pada bank yang tidak mengadopsi dan mengadopsi electronic banking untuk meningkatkan profitabilitas perusahaan. Kegunaan dari penelitian ini adalah untuk melihat apakah bank sudah dapat secara efektif mengembangkan layanan electronic banking dalam tujuannya meningkatkan profitabilitas perusahaan. Dalam penelitian ini, digunakan metode data panel dengan estimasi random effect.
Hasil penelitian yang telah dilakukan dengan menggunakan aplikasi Eviews, pada bank yang tidak mengadopsi E-Banking, Deposits to Assets Ratio tidak berpengaruh secara signifikan terhadap ROA dan ROE kecuali NIM, pada bank yang mengadopsi E-Banking ditemukan hasil ROE dan NIM tidak signifikan kecuali ROA. Bank yang tidak mengadopsi E-Banking Loan to Assets Ratio berpengaruh secara signifikan terhadap ROA dan NIM kecuali ROE, pada bank yang mengadopsi E-Banking ROA, ROE, dan NIM tidak signifkan. Bank yang tidak mengadopsi E-Banking Market Share berpengaruh secara signifikan terhadap ROA, ROE, dan NIM, sedangkan bank yang mengadopsi E-Banking ROA dan ROE signifikan kecuali NIM.

This thesis analyzes the influence of Deposits to Assets Ratio, Loan to Assets Ratio and Market Share on profitability of banks that do not adopt and adopt electronic banking. The purpose of this study is to determine the influence Deposits to Assets Ratio, Loan to Assets Ratio and Market Share in banks that do not adopt and adopt electronic banking to increase the profitability of the company. The usefulness of this study was to see whether the bank has been able to effectively develop its electronic banking services to improve the company's profitability objectives. In this study, the method used panel data to estimate random effect.
Results of research that has been done using Eviews application, for banks that do not adopt electronic banking research showed that on banks that do not adopt the E-Banking, Deposits to Assets Ratio does not significantly affect the ROA and ROE except NIM, the bank that adopted the E-Banking ROE and NIM results found insignificant except ROA. On banks that do not adopt the E-Banking Loan to Assets Ratio significantly affect ROA and NIM except ROE, the bank adopted the E-Banking ROA, ROE, and NIM was not signifkan. On banks that do not adopt the E-Banking Market Share significant effect on ROA, ROE, and NIM, while the banks are adopting E-Banking ROA and ROE are significant except NIM.
"
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2013
S46072
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Jhingan, M.L.
Jakarta: RajaGrafindo Persada, 2008
338.9 JHI e (1)
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Arief Budiman, contributor
Jakarta: 0, 1991
339.5 Bud n
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Depok: Departemen Ilmu Ekonomi FE-UI, 2005
UI-JEPI
Majalah, Jurnal, Buletin  Universitas Indonesia Library
cover
Erna Zetha Rahman
"ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah ada hubungan antara rent seeking dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia, dengan menggunakan suatu model yang dikembangkan oleh Martin Rama. Model ini merupakan penurunan fungsi produksi kepada suatu bentuk yang spesifik, dimana kapital dan kebijaksanaan (regulasi) merupakan faktor-faktor yang mempengaruhi produksi.
Landasan teori dari model yang digunakan adalah teari ekonomi mikro, yang mengasumsikan bahwa dalam memproduksi suatu barang, perusahaan-perusahaan mengontrol dua variabel penting, yaitu investasi dan pengeluaran untuk lobby. Dalam hal ini investasi akan mempengaruhi persediaan kapital (capital stack), sedangkan pengeluaran untuk lobby akan mempengaruhi sejumlah kebijaksanaan yang akan menguntungkan perusahaan. Adanya lobby ini akan menyebabkan munculnya ketidakseimbangan dimana perusahaan-perusahaan akan berlomba-lomba menjadi pencari rente.
Dalam penelitian ini yang digunakan sebagai ukuran dari rent seeking adalah jumlah deregulasi ekonomi pada tiap-tiap tahun dalam periode penelitian 19B4 - 1993. Karena terbatasnya jumlah observasi menurut waktu, yaitu hanya mencakup sepuluh tahun observasi, maka penelitian ini akan menggunakan estimasi data panel. Dalam hal ini akan digabung data antar sektor ekonomi, yang mencakup sembilan sektor dengan data antar tahun (1984 - 1993) secara bersamaan, sehingga diperoleh 90 observasi. Penelitian ini menunjukkan bahwa rent seeking ternyata berpengaruh kepada tingkat pertumbuhan ekonomi Indonesia. Hal ini ditunjukkan oleh hasil regresi yang menyatakan adanya hubungan positif antara deregulasi ekonomi dengan pertumbuhan ekonomi. Karena jumlah deregulasi merupakan ukuran mengenai
berkurangnya rente ekonomi, maka dapat disimpulkan bahwa berkurannya rente ekonomi akan mempercepat laju pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Secara sektoral, hanya deregulasi sektor moneter yang berpengaruh pada pertumbuhan ekonomi.
Besarnya pengaruh deregulasi sektor moneter ini sangat relevan dengan kondisi
perekonomian selama periode penelitian. Sejak dikeluarkannya deregulasi sektor moneter dan perbankan pada 1 Juni 1983, yang diperkuat dengan Paket 27 Oktober 1968, pertumbuhan sektor bank dan lembaga keuangan lainnya meningkat cukup pesat, yaitu rata-rata 11,7 persen dibandingkan pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB), yang rata-rata sekitar 6,1 persen.
Walaupun distribusi persentase dari sektor ini relatif kecil (sekitar 4 persen) terhadap PDB, namun pertumbuhannya ini jelas berpengaruh langsung terhadap pertumbuhan PDB secara keseluruhan. Pengaruh yang cukup besar dari deregulasi sektor moneter ini terutama terlihat dari perkembangan mobilisasi dana masyarakat yang meningkat pesat, yang selanjutnya diikuti oleh peningkatan ekspansi kredit perbankan.
Pesatnya peningkatan kredit konsumtif, yang mencerminkan peningkatan konsumsi masyarakat, secara langsung berpengaruh kepada pertumbuhan ekonomi. Demikian pula terdapat beberapa kebijaksanaan deregulasi di sektor moneter dan keuangan, yang secara langsung mempercepat laju pertumbuhan sektor-sektor lainnya.
Namun, tidak cukupnya deregulasi pada sektor produksi riil, menimbulkan kecenderungan selalu memanasnya suhu perekonomian. Selain itu bersamaan dengan tingginya tingkat pertumbuhan ekonomi, juga tidak dapat disangkal bahwa distorsi perekonomian juga - terus meningkat. Hal ini tidak saja karena masih berlangsungnya pasar yang bersifat monopoli dan oligopoli, tetapi juga karena masih berbelit-belitnya perizinan yang akhirnya berkaitan dengan masalah korupsi, kolusi, serta pungutan-pungutan liar. Kesemuanya ini menunjukkan masih berlangsungnya rent seeking activities.
Penelitian ini juga menunjukkan bahwa investasi dan perkembangan tekhnologi juga mempunyai pengaruh yang positif terhadap pertumbuhan ekonomi. Adanya pengaruh positif dari investasi sesuai dengan kenyataan empiris yang mendukung model estimasi, yaitu sebagai penurunan dari bentuk fungsi produksi.
Variabel investasi berpengaruh pada pertumbuhan ekonomi baik secara keseluruhan maupun secara sektoral untuk seluruh (ke-9) sektor ekonomi. Sedangkan perkembangan tekhnologi yang berpengaruh secara signifikan hanyalah pada sektor listrik, gas dan air.
"
1997
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Suryana, 1960-
Jakarta : Salemba Empat , 2000
330.9 SUR e
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Jakarta: Bank Dunia, 2006
338.9 Inv
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Andi M. Asrun
Jakarta : Judicial Watch Indonesia (JWI), 2003
330.9 AND b
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Mohammad Sadli, 1922-2008
Jakarta : Yayasan Indonesia Forum , 1995
330 MOH I
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>