Ditemukan 3549 dokumen yang sesuai dengan query
Crisp, Barbara
Massachusetts: Rockport Publishers, 1998
R 709.040 CRI h
Buku Referensi Universitas Indonesia Library
"This book examines the crucial issues affecting human rights education in contexts of culture, religious and societal diversity. This book considers a variety of connected content and methodological issues in three major sections : philosophical and policy perspectives, gender discourses, and discourses on narratives as safe spaces. The focus of the various chapters succeeds in establishing both a foundation and platform for dialogue surrounding human rights and human rights education in modern policy and governance. Aptly named “Safe spaces”, the edition offers in-depth and credible (“safe”) nuances (“spaces”), in terms of the somewhat reified concept of human rights, at a time when human rights remains a highly topical and contested international issue. "
Rotterdam: Sense, 2012
e20399543
eBooks Universitas Indonesia Library
Crisp, Barbara
Gloucester: Rockport, 1998
709.1 CRI h (1)
Buku Teks SO Universitas Indonesia Library
London: Routledge, 2016
325 MIG
Buku Teks SO Universitas Indonesia Library
Tri Octiviani
"Fotografi adalah sebuah alat komunikasi yang dapat menangkap gambar secara objektif, fotografi merepresentasikan sesuatu yang nyata secara cepat. Arsitek kemudian memanfaatkan fotografi untuk merekam karya mereka yang nantinya dapat digunakan untuk beberapa tujuan, seperti dokumentasi, materi pameran, dan juga sebagai pengganti interaksi langsung dengan bangunan. Arsitektur mempunyai kemampuan untuk berkomunikasi melalui wujud dan ruang bangunannya, dimana manusia dapat mengalami dan berinteraksi dengan ruang arsitektur melalui raga dan indra mereka. Sejak ditemukannya fotografi, arsitek telah memanfaatkan fotografi untuk mengkomunikasikan ide, konsep dan tujuan dari karya sang arsitek. Fotografer diharapkan dapat membantu arsitek untuk menciptakan sebuah ilusi pada fotografi, ilusi yang kemudian dapat membantu manusia dalam memvisualisasikan bangunan arsitektur melalui media dua dimensi atau bahkan merasakan pengalaman ruang tiga dimensi. Keberhasilan ilusi ini bergantung kepada bagaimana manusia mempersepsikan informasi yang telah diberikan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplor konsep fotografi arsitektur dan bagaimana persepsi manusia dapat mempengaruhi cara manusia mencerna informasi. Dengan memahami cara kerja persepsi manusia, diyakini bahwa manusia dapat berinteraksi dengan ruang arsitektur melalui foto sebagaimana manusia berinteraksi dengan ruang arsitektur secara langsung. Untuk mendukung dan menanggapi isu yang muncul, beberapa responden telah diwawancari dengan beberapa pertanyaan. Dengan menganalisa hasil dari wawancara dari responden dan teori-teori yang ada, penelitian ini akan menuntun kepada sebuah kesimpulan tentang bagaimana manusia mempersepsikan informasi yang didapat dari sebuah fotografi arsitektur.
Photography is a communication tool that can capture an image objectively, it represents what exists with its brief moment. Afterwards Architects utilize it to record their works that can later be used for other purposes such as documentation, exhibition material, and also as a substitute of direct interaction with the building. Architecture has the ability to communicate through its form and space where people can experience and interact in it with their body and senses. Since the discovery of photography, architects have been taking advantage of the device with the intention of communicating their ideas, concepts, and purposes of their works. Photographers can hopefully aid the architects by using their skill to create an illusion in photography, which can helps people visualize the building in two-dimensional form or even offering the experience in three dimensional form. Such illusion can work depending on how the human percepts the information given. This study will explore the concept of photography in architecture and how human perception can affect the way people perceived information. With understanding of the human’s working method in perception, it is believed that humans can interact with an architectural space through a photograph similar to the experience they would get in threedimensional form. Several people are interviewed to support and validate the issue that has been raised. Analyzing the informant’s point of view and several theories, this study will lead to a conclusion on how human percepts information from an architectural photography."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2014
S59948
UI - Skripsi Membership Universitas Indonesia Library
Copson, E.T.
London: Cambridge University Press, 1968
516.37 COP m
Buku Teks SO Universitas Indonesia Library
MacWeeney, Alen
Boston, MA: Tuttle Pub., 2002
726 MAC s
Buku Teks SO Universitas Indonesia Library
New York: HBI and Loft Publications, 2001
724.6 MIN
Buku Teks SO Universitas Indonesia Library
Grothendieck, A.
New York: Gordon and Breach, Science Publishers, 1975
515.73 GRO t
Buku Teks SO Universitas Indonesia Library
Bahamon, Alejandro
New York : Page One, 2004,
R 729 Bah o
Buku Referensi Universitas Indonesia Library