Ditemukan 925 dokumen yang sesuai dengan query
Beauvoir, Simone de, 1908-1986
London: David Campbell Publishers, 1993
844.91 BEA s
Buku Teks SO Universitas Indonesia Library
Beauvoir, Simone de, 1908-1986
"Second sex, buku revolusioner sebagai usaha yang gigih luar biasa untuk menemukan apa dan siapakah dan bagaimana perempuan berpikir dan berbicara tentang diri sendiri. Simone de Beauvoir, fakta dan mitos"
Yogyakarta: Narasi-Pustaka, 2016
305.4 BEA s
Buku Teks Universitas Indonesia Library
Simone de Beauvoir
Yogyakarta: Narasi, 2020
128 SIM s
Buku Teks SO Universitas Indonesia Library
Adriana Venny Aryani
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 1999
T181
UI - Tesis Membership Universitas Indonesia Library
Nabiillah Fairuz Bilqiis
"
ABSTRAKJurnal ini berisi analisis novel berjudul 82nyeonsaeng Kim Jiyeong karya Jo Namjoo, seorang penulis yang telah menulis beberapa buku beraliran feminisme. Karya tersebut berisi tentang kisah seorang perempuan bernama Kim Jiyeong. Ia hidup di dalam masyarakat yang memandang perempuan sebagai second sex dan menempatkan kedudukan perempuan berada di bawah pria. Hal ini disampaikan melalui anekdot kehidupan tokoh utama bernama Kim Jiyeong yang banyak menerima perilaku diskriminatif oleh kaum pria. Jurnal ini bertujuan untuk menggambarkan posisi dan sikap tokoh perempuan terhadap sistem patriarki di dalam novel. Metode yang akan digunakan dalam jurnal ini adalah metode deskriptif. Penelitian dimulai dengan close-reading terhadap novel untuk memahami dan menemukan gagasan-gagasan serta pesan yang disampaikan oleh penulis novel, lalu dilanjutkan dengan analisa teks yang dipandu dengan teori the second sex oleh Simone De Beauvoir dan kemudian dikaitkan dengan korpus untuk mendukung dan menguji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa isu yang berkaitan dengan perilaku misogini seperti diskriminasi atau kebencian terhadap perempuan, pelecehan seksual, dan pelecehan verbal ditampilkan secara jelas dalam novel. Ditemukan juga kasus victim blaming yang menempatkan perempuan sebagai pihak yang bersalah walaupun saat menjadi korban dari berbagai jenis pelecehan.
ABSTRACTThis journal contains an analysis of a novel entitled 82nyeonsaeng Kim Jiyeong by Jo Namjoo, a writer who has written several books on feminism. The work contains the story of a woman named Kim Jiyeong. She lives in a society that views women as the second sex and place the position of women under men. This was conveyed through anecdotes about the life of the main character named Kim Jiyeong who accepts many discriminatory behaviours done by men. This journal aims to describe position and the attitude of female leaders to the patriarchal system in the novel. Method that will used in this journal is a descriptive method. The study begins with close-reading the novel to understand and find ideas and messages delivered by the novel writer, then continued with the text analysis guided by the theory of the second sex by Simone De Beauvoir and then linked with the corpus to support and test the hypothesis. The results of the study show that some issues related to misogyny behaviour such as discrimination or hatred of women, sexual abuse, and verbal abuse are displayed clearly in the novel. Also writer found victim blaming cases that place women as the guilty parties even when they are the victim of various type of abuse and harassment."
Fakultas Ilmu Pengatahuan Budaya Universitas Indonesia, 2019
MK-Pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja Universitas Indonesia Library
Stefhany Azzahra
"Permasalahan terhadap ketimpangan peran gender yang menaruh perempuan pada posisi sekunder kerap terjadi di Eropa pada akhir abad kesembilan belas hingga awal abad kedua puluh. Banyak perempuan mengalami berbagai bentuk diskriminasi dan marginalisasi, terutama dalam memilih pekerjaan. Hal tersebut digambarkan dalam sebuah film berjudul Paula. Sebagai perempuan muda yang hidup di Jerman pada akhir abad kesembilan belas, tokoh utama bernama Paula Becker harus melalui berbagai konflik untuk mendapatkan posisi di dunia seni yang masih didominasi oleh laki-laki. Dalam mencapai tujuannya, Paula Becker membuat strategi agar karyanya mendapat pengakuan. Penelitian ini dianalisis menggunakan teori The Second Sex dari Simone de Beauvoir dan teori Semiotika oleh Roland Barthes. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat bentuk perjuangan pelukis perempuan dalam memperjuangkan aspirasinya. Hasil penelitian menunjukkan bentuk marginalisasi yang dihadapi oleh seniman perempuan serta melihat bentuk strategi yang dilakukan untuk mendapatkan pengakuan di dunia seni Eropa pada akhir abad kesembilan belas. Bentuk marginalisasi yang dihadapi oleh seniman perempuan diperlihatkan saat tokoh Paula tidak memiliki kuasa penuh akan hidupnya sendiri dan eksistensinya sebagai pelukis tidak dianggap oleh orang-orang di lingkungannya. Hal ini mendorong Paula untuk membuat sebuah inovasi berupa lukisan self-portrait nude dengan aliran ekspresionisme sebagai strategi untuk mendapatkan posisi di dunia seni Eropa.
Problems with unequal gender roles that put women in a secondary position were common in Europe in the late nineteenth and early twentieth centuries. Many women experienced discrimination and marginalization, especially in choosing a job. This is depicted in a movie called Paula. As a young woman living in Germany at the end of the nineteenth century, the main character named, Paula Becker, must go through various conflicts to get a position in the art world, which men still dominate. In achieving her goals, Paula Becker makes strategies so that her work will be recognized. This research is analyzed using Simone de Beauvoir's The Second Sex Theory and Roland Barthes' Semiotics theory. The purpose of this research is to see the form of struggle of female painters in fighting for their aspirations. The research results show the forms of marginalization faced by female artists and the strategies to gain recognition in the European art world at the end of the nineteenth century. The marginalization faced by female artists is shown when Paula's character does not have complete control over her own life, and people in her environment do not consider her existence as a painter. This encourages Paula to create an innovation in the form of nude self-portrait paintings with expressionism as a strategy to gain a position in the European art world."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 2023
MK-pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja Universitas Indonesia Library
Venty Arkina
"Isu tentang perempuan dan kesetaraan gender telah menjadi polemik yang masih ada sampai hari ini. Hal ini sering kali berkaitan dengan identitas perempuan akan dirinya secara utuh. Fenomena hijab masih menjadi polemik di negara Jerman. Penelitian ini akan membahas analisis perempuan imigran Turki di Jerman melalui sebuah video tentang hijab. Dalam penelitian ini, diharapkan dapat mengetahui bagaimana identitas perempuan muslim di Jerman sebagai seorang minoritas dan perempuan dalam the second sex. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif analitis dengan mengaitkan teori the second sex karya Simone de Beauvoir. Hasil dari penelitian dapat disumpulkan bahwa menurunnya penggunaan hijab di Jerman tidak hanya dipengaruhi oleh pilihan pribadi, namun juga dipengaruhi oleh faktor sosial. Isu penggunaan hijab di Jerman terjadi karena perbedaan sudut pandang antara Uni Eropa dengan umat Islam. Tantangan yang dihadapi perempuan berhijab di Jerman tidak hanya karena busana hijab yang digunakannya, tetapi juga faktor lingkungan, seperti sulitnya mendapatkan pekerjaan. Pandangan dikotomis yang berkembang di masyarakat juga membuat penilaian baik dan buruk ini diturunkan dari generasi ke generasi. Bahkan tidak jarang mesogini yang terjadi berasal dari perempuan ke perempuan lainnya.
The issue of women and gender has become a polemic that still exists today. This is often related to the identity of women about themselves as a whole. The hijab phenomenon is still a polemic in Germany. This study will discuss the analysis of Turkish immigrant women in Germany through a video about hijab. In this study, it is expected to find out how the identity of Muslim women in Germany is as miniorities and women in the second sex. The method used is descriptive analytical method associated with the theory of the second sex by Simone de Beauvoir. The results of the study can be concluded that the reduction in the use of hijab in Germany is not only influenced by personal choices, but also influenced by social factors. Issue of the use of hijab in Germany occurs because of the different points of view between the European Union and Muslims. The challenges of hijab women in Germany are not only because of the hijab they wear, but also social factors, such as the difficulty to get a job. The dichotomy view that develops in society for judging good and bad has passed down from generation to generation. In fact, it is not uncommon for misogyny to occur from one woman to another."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2022
TA-pdf
UI - Tugas Akhir Universitas Indonesia Library
New York: Harry N. Abrams, 1996
720.82 Sex
Buku Teks Universitas Indonesia Library
Archer, John
New York: Cambridge University Press, 2002
155.33 ARC s
Buku Teks SO Universitas Indonesia Library
720 Sex s
Buku Teks Universitas Indonesia Library