Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 11976 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Tri Yudani Mardining Raras
"Untuk melangsungkan metabolisme siklodekstrin, suatu oligoglukosida siklik, Klebsiella oxytoca (K. oxytoca) memerlukan produk dari sepuluh gen yang tergabung dalam dua operon yang berlawanan arah. Telah dilakukan penelitian mengenai fungsi CymJ, yaitu produk gen yang berada pada posisi paling jauh dari promoter pada salah satu operon cym. Overekspresi cymJ pada K.oxytoca menyebabkan penekanan ekspresi operon cym. Akan tetapi represi ini dapat dikembalikan pada kondisi normal dengan penambahan a-cyclodextrin ke dalam medium. Diduga ada hubungan antara CymJ dan CymD karena ketiadaan CymD pada mutan delesi cymD mencegah efek represi oleh overekspresi CymJ. Penemuan yang tidak disangka-sangka adalah hambatan pembelahan sel yang berimbas pada terhambatnya pertumbuhan akibat overekspresi cymJ. Perubahan morphologik ini disertai dengan peningkatan sensitivitas K. oxytoca terhadap ampisilin. (Med J Indones 2007; 16:69-77).

The products of ten genes clustered in two divergently oriented operons are required for the metabolism of cyclic oligoglucosides, the cyclodextrins, by Klebsiella oxytoca. The function of CymJ, the product of the promoter distal gene in one of the operons was studied. Over expression of cymJ in K. oxytoca led to strong reduction of the expression of the cym operons. This repression could be alleviated by addition of high concentration of a-cyclodextrin into the medium. There is a possible relationship between CymJ and CymD since the absence of CymD in a cymD deletion mutant prevented the repression effect of CymJ. An intriguing finding was that the presence of CymJ in large amount in the cell caused severe cell division inhibition leading to retardation of growth. This morphological change was paralleled by a significant increase in the susceptibility of K. oxytoca to ampicillin. (Med J Indones 2007; 16:69-77)."
Medical Journal of Indonesia, 2007
MJIN-16-2-AprJun2007-69
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
Bilensoy, Erem
"Cyclodextrins in Pharmaceutics, Cosmetics, and Biomedicine covers a wide range of knowledge on cyclodextrins, from an overview of molecular and supramolecular aspects of cyclodextrin physicochemistry, to the latest outcomes in cyclodextrin use and future possibilities in the employment of these systems. This book focuses on the derivatives and physicochemical and biological properties of cyclodextrins, and considers drug delivery through topical, mucosal, and oral via cyclodextrin complexes.
This book consists of two main sections. Part I focuses on the general physicochemical properties of cyclodextrins, such as complexation, as well as drug solubilization and stabilization, which made them come into use in the first place, followed by specific chapters dedicated to various routes of administration, such as oral, mucosal, and skin. Part II consists of novel and specialized applications of cyclodextrins based on the diversity of modified cyclodex- trins. A major group of novel cyclodextrin derivatives are amphiphilic cyclodextrins with different surface charges."
Hoboken: John Wiley & Sons, 2011
e20377210
eBooks  Universitas Indonesia Library
cover
660.63 Bai b
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Mann, J.
Oxford: Clarendon Press, 1980
572.4 MAN s
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
London: The Biochemical Society,
570 BIOJOU
Majalah, Jurnal, Buletin  Universitas Indonesia Library
cover
Nila Yudhita
"Kota dengan laju pertumbuhan penduduk yang tinggi umumnya bermasalah dengan penyediaan air baku sebagai sumber air bersih. Penyediaan air baku ini terkait erat dengan permasalahan kualitas air baku yang terus menerus mengalami degradasi. Untuk mengatasi permasalahan degradasi kualitas air baku, perlu dilakukan pengendalian dinamika kualitas air sungai dari waktu ke waktu. Untuk dapat melakukan pengendalian, perlu dilakukan pemantauan berupa pengambilan sampel di lapangan untuk kemudian menggunakan data berupa sampel tersebut dalam melakukan prediksi kualitas air sungai.
Terdapat dua cara yang dapat dilaksanakan dalam rangka memprediksi kualitas air, yaitu memanfaatkan data eksisting melalui pengambilan sampel di lapangan, dilanjutkan penggunaan metode regresi sehingga trend yang terbentuk dapat dianalisa lebih lanjut. Hanya saja metode regresi ini memiliki kekurangan, karena hanya dapat memprediksi situasi dan kondisi apabila tidak terdapat perubahan kebijakan dari pemerintah sehubungan dengan berbagai hal yang berpotensi memberi pengaruh pada kualitas air.
Diperlukan alat prediksi yang mampu mengakomodir berbagai parameter yang berpotensi menyebabkan perubahan pada kualitas air sungai dengan lebih baik. Demi tujuan tersebut, maka dipakai cara kedua, yaitu pengembangan model yang lebih kompleks dari sekedar penggunaan metode regresi, berupa model matematis yang dalam pengembangannya akan mempertimbangkan mekanisme adveksi dan disperse dalam aliran sungai.
Model adveksi-dispersi yang telah dikembangkan akan diperbandingkan dengan model eksisting yang telah ada dan dianggap telah mapan. Validasi logis dilakukan untuk membuktikan bahwa model adveksi-dispersi cukup valid dan memiliki tingkat kehandalan baik karena trend konsentrasi BOD pada model tersebut memberikan hasil yang tidak jauh berbeda dari trend konsentrasi BOD model eksisting, yaitu model QUAL2K, dengan catatan nilai parameter berupa selang waktu (?t) dan selang jarak (?x) cukup kecil, sehingga osilasi yang terjadi tidak signifikan dan hasil simulasi yang diperoleh cukup akurat serta dapat diandalkan.

Regions with high population?s growth rate mostly have problems with finding raw water intake to provide clean water for its own population. The problem about raw water availability has a correlation with the problem of raw water quality that continuously decreasing. Therefore, controlling the dynamics of the quality of the river stream routinely is necessary to solve the problems. These controlling activities can be done by taking some samples from the field to be able to predict the stream water quality in the future.
There are two ways that can be done to predict the water quality. First is by using the existing samples data collected from the field, and then utilizing regression method to generate the data trend. However, this regression method has a major limitation because it could only predict the situation and condition where there is no regulation change from the government involving things that could potentially give influences to water quality.
The more complex prediction tools are needed to accommodate many parameters that could potentially affect the water quality of the streams. In order to accomplish the work, the regression models are no longer in use and are replaced by the second way of predicting the water quality, which is the complex ones that could cover more of scenarios of water quality formulation. This complex predicting tool is the mathematic model that its development will involve observing advection and dispersion mechanism on each element of the streams.
The advection-dispersion model that has been developed will be compared to the existing models that are considered well-working before. The advection-dispersion methods will be as valid as the existing model and have an excellent quality if the BOD concentration?s trend produced by the mathematic model is not much different from that of the existing model, QUAL2K, with notes that the magnitude of step time (?t) and step length (?x) are not significantly large, so that the oscillation caused by the use of numerical formulation is also not significant, and makes the model output is accurate and reliable.
"
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2008
S35268
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Sinurat, Rechman
"ABSTRAK
Regulator yang kita gunakan untuk tabung gas LPG adalah regulator tekanan rendah yang beroperasi pada tekanan masuk 7 bar dan tekanan keluar maksimal 41 mbar. Diluar tekanan tersebut akan terjadi lock up atau menutupnya katup secara otomatis apabila tekanan sudah melebihi tekanan desain.
Regulator tabung LPG merupakan sebuah katup kontrol (safety valve) dengan tipe diafragma. Regulator akan mengatur tekanan yang keluar dari regulator hingga mencapai tekanan atmosfir. aliran LPG yang mengalir dari tabung adalah aliran dua fase yaitu cair dan gas. LPG merupakan campuran dari berbagai unsur Hidrokarbon yang berasal dari penyulingan Minyak Mentah dan masih berbentuk Gas. Dengan menambah tekanan dan menurunkan suhunya, gas berubah menjadi cair, sehingga dapat disebut sebagai Bahan Bakar Gas Cair.
Dalam penelitian ini akan dilihat bagaimana kestabilan regulator terhadap perubahan kecepatan aliran LPG. Perubahan kecepatan aliran gas sangat mempengaruhi besarnya tekanan yang keluar dan masuk regulator. hal ini diakibatkan adanya hukum kesetimbangan energi.. Tekanan dari energi statik dirubah menjadi energi kinetik berupa kecepatan. Perubahan kecepatan aliran gas ini dalam kehidupan sehari-hari terjadi saat kita memutar knop pada kompor gas untuk memperbesar atau mengecilkan api. Hasil dari penelitian ini akan dibandingkan dengan data dari Standar nasional Indonesia (SNI) sehingga dapat dilihat bagaimana kinerja dari regulator yang kita gunakan.

ABSTRACT
Regulators that we use for LPG gas cylinders are low pressure regulator that operates at inlet pressure for 7 bar and outlet maximum pressure of 41 mbar. When the pressure reach outside that range, lock up will occur. Lock up is the condition when the valve shut automatically if the pressure exceeds the design pressure.
Regulator of LPG cylinders is a safety valve with a diaphragm type. Regulator will regulate the pressure that comes out of the regulator until it reaches atmospheric pressure. LPG stream that flows from the cylinders is a two-phase flow of liquid and gas. LPG gas is a mixture of various elements Hydrocarbon derived from refining crude oil and still shaped oil. By increasing pressure and decreasing temperature, the gas turns into liquid, so it can be referred to as Liquid Fuel Gas.. Two-phase flow has a more complex aspects as compared with singlephase flow. There are two types of fluid moving at different speeds in a single stream.
In this study will be seen how the stability of the regulator to the LPG flow rate changes. Changes in gas flow rate greatly affects the magnitude of the outgoing and incoming pressure of regulator. This caused by the equilibrium law of energy, where energy cannot be created or destroyed and only be converted into other forms. The pressure of the static energy is converted into kinetic energy in the form of speed. The results of this study will be compared with data from the National Standards of Indonesia (SNI) to be seen how the performance of the regulator that we use every day.
"
2012
S45662
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Richter, Gerhart
Stuttgart: Gerg Thieme, 1978
581.133 RIC p
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Philadelphia: W.B. Saunders, 1974
616.39 DUN
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Cunningham, Earlene Brown
New York: McGraw-Hill, 1978
572 CUN b
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>