UI - Skripsi Membership :: Kembali

UI - Skripsi Membership :: Kembali

Pengaruh eksposur konten dengan stereotipe gender di Instagram terhadap seksisme ambivalen laki-laki = The Effect of exposure to gender stereotypical content on Instagram on men's ambivalent sexism

Ichsan Hulqi Samanta; Laras Sekarasih, supervisor; Sumampouw, Nathanael Elnadus Johanes, examiner; Cantyo Atindriyo Dannisworo, examiner (Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, 2025)

 Abstrak

Media sosial berbasis visual seperti Instagram memiliki kaitan yang erat dengan isu psikososial seperti stereotipe gender dan seksisme ambivalen. Meski terdapat banyak pengguna yang mengunggah konten stereotipikal, Instagram juga memberikan kemampuan kepada penggunanya untuk mengunggah konten nonstereotipikal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah eksposur konten dengan stereotipe gender dan nonstereotipe gender dapat memengaruhi seksisme ambivalen pada laki-laki. Laki-laki menjadi sorotan utama karena seksisme ambivalen memberikan posisi dan kekuatan yang lebih tinggi pada laki-laki daripada perempuan. Sebanyak 138 partisipan laki-laki heteroseksual berusia 18 hingga 25 tahun (M = 21.43, SD = 1.5) secara acak ditentukan untuk menyaksikan foto Instagram yang menampilkan stereotipe gender, nonstereotipe gender, atau foto netral. Seksisme ambivalen diukur menggunakan Ambivalent Sexism Inventory (ASI). Hasil analisis menggunakan ANOVA menunjukkan bahwa eksposur tidak berpengaruh secara signifikan terhadap seksisme ambivalen pada ketiga kelompok (F(2, 135) = 0.238, p = .789). Penemuan ini menandakan bahwa seksisme ambivalen merupakan sikap yang sulit untuk diubah dan eksposur dalam jangka pendek tidak cukup kuat untuk mengubah tingkat seksisme ambivalen secara signifikan. Penelitian selanjutnya dapat mempertimbangkan untuk menggunakan konten yang lebih variatif dengan jangka waktu eksposur yang lebih panjang.

Due to its visual nature, Instagram is closely linked to psychosocial issues such as gender stereotypes and ambivalent sexism. Although gender stereotypical contents are rampant, Instagram allows its users to freely upload nonstereotypical content as well. This study aims to determine whether exposure to gender stereotypical and nonstereotypical content have an effect on men’s ambivalent sexism. Men are highlighted in this study because ambivalent sexism puts men in a higher position and power than women. A total of 138 heterosexual male participants aged 18 to 25 years (M = 21.43, SD = 1.5) were randomly assigned to view gender stereotypical, nonstereotypical, or neutral Instagram photos. Ambivalent sexism was measured using the Ambivalent Sexism Inventory (ASI). Analysis using ANOVA showed that the exposure did not significantly affect ambivalent sexism across all three groups (F(2, 135) = 0.238, p = .789). This finding suggests that ambivalent sexism is resistant to change and that short-term exposure is not strong enough to significantly change the level of ambivalent sexism. Future research may consider using a more varied content with a longer period of exposure.

 File Digital: 1

Shelf
 S-Ichsan Hulqi Samanta.pdf :: Unduh

LOGIN required

 Metadata

Jenis Koleksi : UI - Skripsi Membership
No. Panggil : S-pdf
Entri utama-Nama orang :
Entri tambahan-Nama orang :
Entri tambahan-Nama badan :
Program Studi :
Subjek :
Penerbitan : Depok: Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, 2025
Bahasa : ind
Sumber Pengatalogan : LibUI ind rda
Tipe Konten : text
Tipe Media : computer
Tipe Carrier : online resource
Deskripsi Fisik : xii, 43 pages : illustrations + appendix
Naskah Ringkas :
Lembaga Pemilik : Universitas Indonesia
Lokasi : Perpustakaan UI
  • Ketersediaan
  • Ulasan
  • Sampul
No. Panggil No. Barkod Ketersediaan
S-pdf 14-25-22345758 TERSEDIA
Ulasan:
Tidak ada ulasan pada koleksi ini: 9999920572531
Cover