UI - Skripsi Membership :: Kembali

UI - Skripsi Membership :: Kembali

Analisis Hubungan Antara Intensitas Penggunaan Twitter Terhadap Well-being dan Self Disclosure pada Mahasiswa di Jakarta, Bogor, Bekasi dan Depok = Analysis of Relationship Between Well-being and Self Disclosure on the Intensity of Twitter Usage among College Students in Jakarta, Bogor, Bekasi and Depok

Almira Dhafia Syahendra; Yekti Widyaningsih, supervisor; Gatot Fatwanto Hertono, examiner; Rahmat Al Kafi, examiner (Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2024)

 Abstrak

Interaksi manusia di era yang modern ini dapat dilakukan secara virtual atau melalui media sosial dan platform jejaring sosial. Social networking sites adalah layanan yang memungkinkan pengguna membuat profil publik, berkomunikasi, dan membentuk koneksi dengan orang lain, serta memelihara hubungan dengan orang lain. Twitter adalah salah satu platform media sosial populer, dengan 550 juta pengguna di seluruh dunia. Twitter dikategorikan sebagai situs mikroblog karena kemampuannya dalam memberikan informasi dan interaksi interaktif antar pengguna. Media sosial terutama Twitter juga dapat berdampak pada well-being masyarakat terutama generasi muda salah satunya mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui variabel-variabel yang memengaruhi intensitas penggunaan Twitter, menganalisis profil intensitas penggunaan Twitter mahasiswa aktif di Jakarta, Bogor, Bekasi dan Depok sebagai generasi Z dan menganalisis peran variabel demografi sebagai variabel moderator terhadap hubungan antara variabel independen dengan variabel dependen. Variabel laten yang akan dianalisis adalah intensitas penggunaan Twitter, subjective well-being, psychological well-being, social well-being dan self disclosure. Variabel demografi yang akan dianalisis adalah jenis kelamin, tempat tinggal, asal perguruan tinggi, asal fakultas, tingkat pendapatan, usia, pekerjaan ibu, pekerjaan ayah dan asal SMA. Peneliti menggunakan teknik analisis Partial Least Square, Classification and Regression Tree dan Multi-Group Analysis Partial Least Square dalam penyelesaian masalah penelitian, serta bootstrap untuk mengevaluasi inner model. Data yang digunakan adalah data primer yaitu sebanyak 520 mahasiswa di Jakarta, Bogor, Bekasi dan Depok angkatan 2020, 2021, 2022 dan 2023 yang aktif pada tahun akademik 2023/2024 semester ganjil. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik purposive sampling. Hasil dari penelitian ini adalah variabel variabel laten psychological well-being, social well-being dan self disclosure memengaruhi intensitas penggunaan Twitter rendah adalah mahasiswa dengan self disclosure rendah dan psychological well-being tinggi. Variabel demografi jenis kelamin, tempat tinggal, asal perguruan tinggi, asal fakultas, tingkat pendapatan, usia, pekerjaan ibu, pekerjaan ayah dan asal SMA menjadi variabel moderator.

In the modern era, human interaction can be conducted virtually or through social media and social networking platforms. Social networking sites are services that allow users to create public profiles, communicate, form connections with others, and maintain relationships. Twitter is one of the popular social media platforms, with 550 million users worldwide. Twitter is categorized as a microblogging site due to its ability to provide information and interactive communication among users. Social media, especially Twitter, can impact the well-being of society, particularly the younger generation, including students. This research aims to understand the variables influencing the intensity of Twitter usage, analyze the usage profiles of active student Twitter users in Jakarta, Bogor, Bekasi and Depok as part of Generation Z, and examine demographic variables as moderators in the relationship between independent and dependent variables. The latent variables to be analyzed include the intensity of Twitter usage, subjective well-being, psychological well-being, social well-being, and self disclosure. The demographic variables to be analyzed include gender, place of residence, university name, faculty of origin, income level, age, mother's occupation, father's occupation, and high school of origin. The researcher employs the Partial Least Square, Classification and Regression Tree, and Multi-Group Analysis Partial Least Square techniques to address the research questions, along with bootstrap for evaluating the inner model. The data used consist of primary data from 520 students in Jakarta, Bogor, Bekasi and Depok from the 2020, 2021, 2022, and 2023 cohorts who were active in the academic year 2023/2024, odd semester. Sampling was done using purposive sampling. The results indicate that the latent variables of psychological well-being, social well-being, and self disclosure significantly influence the intensity of Twitter usage. Students with high Twitter usage intensity tend to have high self disclosure and low social well-being, while those with low Twitter usage intensity have low self disclosure and high psychological well-being. Demographic variables such as gender, place of residence, university name, faculty of origin, income level, age, mother's occupation, father's occupation, and high school of origin serve as moderator variables.

 File Digital: 1

Shelf
 S-Almira Dhafia Syahendra.pdf :: Unduh

LOGIN required

 Metadata

Jenis Koleksi : UI - Skripsi Membership
No. Panggil : S-pdf
Entri utama-Nama orang :
Entri tambahan-Nama orang :
Entri tambahan-Nama badan :
Program Studi :
Subjek :
Penerbitan : Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2024
Bahasa : ind
Sumber Pengatalogan : LibUI ind rda
Tipe Konten : text
Tipe Media : computer
Tipe Carrier : online resource
Deskripsi Fisik : xvi, 118 pages : illustration + appendix
Naskah Ringkas :
Lembaga Pemilik : Universitas Indonesia
Lokasi : Perpustakaan UI
  • Ketersediaan
  • Ulasan
  • Sampul
No. Panggil No. Barkod Ketersediaan
S-pdf 14-25-86762204 TERSEDIA
Ulasan:
Tidak ada ulasan pada koleksi ini: 9999920552814
Cover