UI - Tugas Akhir :: Kembali

UI - Tugas Akhir :: Kembali

Proporsi Depresi Pada Pasien Tuberkulosis Paru Sensitif Obat Dan Faktor Yang Memengaruhi Di RSUP Persahabatan = Proportion Of Depression In Drug-Sensitive TB Patients And Influencing Factors At Persahabatan Hospital

Ika Rahmawaty; Heidy Agustin, supervisor; Erlina Burhan, supervisor; Ginting, Tribowo Tuahta, supervisor; Jamal Zaini, examiner; Budhi Antariksa, examiner; Feni Fitriani Taufik, examiner; Fariz Nurwidya, examiner; Gatut Priyo Nugroho, examiner (Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, 2024)

 Abstrak

Latar belakang: Tuberkulosis dan depresi berhubungan secara sinergis melalui perilaku sosial dan mekanisme biologis yang dapat memperberat penyakit. Depresi umumnya kurang disadari dan tidak mendapat pengobatan. Depresi pada TB dikaitkan dengan peningkatan morbiditas, mortalitas, penularan TB komunitas dan resistansi obat. Depresi juga dapat dipicu oleh stigma terkait TB yang akan memperberat kerentanan sosial dan efek samping pengobatan anti-tuberkulosis. Diperlukan pendekatan multidisiplin pada penanganan TB dan depresi secara bersamaan untuk mengakhiri epidemi TB global. Metode: Subjek adalah mereka yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Kriteria inklusi adalah subjek yang terdiagnosis TB paru fase intensif berusia lebih dari 18 tahun dan kriteria eksklusi adalah subjek yang memiliki komorbid HIV dan tidak bisa baca tulis. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional dengan desain cross-sectional dengan periode pengambilan sampel dilakukan antara bulan Agustus 2023 sampai dengan Februari 2024. Kuisioner Beck depression inventory-II dilakukan untuk menilai depresi dan derajat depresi. Hasil: Sebanyak 100 subjek memenuhi kriteria inklusi dengan karakteristik jenis kelamin laki-laki (63%), kelompok usia ≤ 60 tahun (85%), gejala batuk menetap (41%), IMT  ≤ 18,5 (57%), efek samping OAT (47%) dan stresor psikososial negatif (71%). Didapatkan proporsi depresi dengan menggunakan kuisiner BDI II yaitu sebesar 37 (37%) subjek dengan menggunakan kuisioner BDI II dengan derajat berat depresi terdiri atas depresi ringan 12%, sedang 22% dan berat 3%. Hasil analisis bivariat dan multivariat menunjukkan bermakna secara statistik faktor yang memengaruhi yaitu gejala batuk menetap (p 0,001; OR 5,14; IK 95% 1,93-13,66) dan dampak negatif stressor psikososial (p 0,006; OR 8,96; IK 95% 1,85-43,34).

Background: Tuberculosis and depression are synergistically related through social behaviors and biological mechanisms that can aggravate the disease. Depression is generally under-realized and receives no treatment. Depression in TB is associated with increased morbidity, mortality, community TB transmission and drug resistance. Depression can also be triggered by TB-related stigma that exacerbates social vulnerability and side effects of anti-tuberculosis treatment. A multidisciplinary approach to TB and depression is needed simultaneously to end the global TB epidemic. Methods: Subjects are those who meet the inclusion and exclusion criteria. The inclusion criteria were subjects diagnosed with intensive phase pulmonary TB aged more than 18 years and the exclusion criteria were subjects who had HIV comorbidities and could not read and write. This study is an observational descriptive study with a cross-sectional design with a sampling period carried out between August 2023 to February 2024. The Beck depression inventory-II questionnaire was conducted to assess depression and the degree of depression. Results: A total of 100 subjects met the inclusion criteria with male sex characteristics (63%), age group ≤ 60 years (85%), persistent cough symptoms (41%), BMI ≤ 18.5 (57%), OAT side effects (47%) and negative psychosocial stressors (71%). The proportion of depression using the BDI II questionnaire was 37 (37%) subjects using the BDI II questionnaire with severe degrees of depression consisting of mild depression of 12%, moderate 22% and severe 3%. The results of bivariate and multivariate analyses showed statistically significant influencing factors, namely persistent cough symptoms (p 0.001; OR 5.14; CI 95% 1.93-13.66) and negative impacts of psychosocial stressors (p 0.006; OR 8.96; CI 95% 1.85-43.34).

 File Digital: 1

Shelf
 SP-Ika Rahmawaty.pdf :: Unduh

LOGIN required

 Metadata

Jenis Koleksi : UI - Tugas Akhir
No. Panggil : SP-pdf
Entri utama-Nama orang :
Entri tambahan-Nama orang :
Entri tambahan-Nama badan :
Program Studi :
Subjek :
Penerbitan : Jakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, 2024
Bahasa : ind
Sumber Pengatalogan : LibUI ind rda
Tipe Konten : text
Tipe Media : computer
Tipe Carrier : online resource
Deskripsi Fisik : xiii, 59 pages : illustration + appendix
Naskah Ringkas :
Lembaga Pemilik : Universitas Indonesia
Lokasi : Perpustakaan UI
  • Ketersediaan
  • Ulasan
  • Sampul
No. Panggil No. Barkod Ketersediaan
SP-pdf 16-25-28528349 TERSEDIA
Ulasan:
Tidak ada ulasan pada koleksi ini: 9999920547726
Cover