Guru berperan penting dalam proses pembelajaran, bahkan ketika pembelajaran
berlangsung secara jarak jauh (PJJ). Beban kerja guru yang bertambah banyak di masa
PJJ, juga terdapat guru yang sekaligus berperan sebagai orang tua, dapat berdampak pada
kondisi kesejahteraan psikologisnya. Sulitnya memisahkan kehidupan pribadi dan
personal selama PJJ, serta keterbatasan dalam interaksi sosial secara langsung dapat turut
berperan pada kondisi kesejahteraan guru perempuan. Adanya peningkatan kesadaran
(mindfulness) pada diri guru diduga dapat membantu meningkatkan kesejahteraan
psikologis pada guru, dengan cara membantu guru perempuan untuk mempersepsikan
ketersediaan dukungan yang dibutuhkan di lingkungannya. Penelitian ini bertujuan untuk
menguji peran variabel persepsi dukungan sosial sebagai mediator pada hubungan antara
mindfulness dengan kesejahteraan psikologis. Penelitian ini melibatkan 117 orang guru
SD, perempuan, yang juga berperan sebagai orang tua bagi anak pada kelompok usia kelas 1-3 SD. Pengambilan data dilakukan dengan cara menyebarkan kuesioner secara dalam jaringan (daring) melalui berbagai jejaring media sosial. Penelitian ini
menggunakan alat ukur Psychological Well-Being Scale (α=.917), Five Facet of Mindfulness Questionnaire (α=.819), dan Social Provisions Scale (α=.928). Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji mediasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa persepsi terhadap dukungan sosial berperan sebagai mediator sebagian (partially
mediated) dalam hubungan antara mindfulness dengan kesejahteraan psikologis.
Teachers play an essential role in the learning process, even when learning takes placeremotely, known as distance learningning (PJJ). With the increasing teachers' workloadpsychological well-being. The difficulty of separating professional and personal lifeduring PJJ, as well as limitations in social interaction can also contribute to thepsychological well-being. Increasing awareness (mindfulness) in teachers is assumed toimprove the psychological well-being, by helping female teachers to perceive theavailability of support needed in their environment. This study aims to examine the roleof the perceived social support on the relationship between mindfulness andpsychological well-being. This study involved 117 primary school teachers, women, whoalso act as parents for children in the 1-3 grade. Data was collected by distributing onlinequestionnaires through various social media. This study used measuring instrument ofthe Psychological Well-Being Scale (α = .917), the Five Facet Mindfulness Questionnaire(α = .819), and the Social Provisions Scale (α = .928). Data analysis was performedusing mediation test. This study indicates that perceived social support play a partiallymediated role in the relationship between mindfulness and psychological well-being.Kata kunci: Mindfulness; perceived social support; psychological well-being; remotelearning, teachers.