UI - Tugas Akhir :: Kembali

UI - Tugas Akhir :: Kembali

Prevalensi risiko tinggi Burnout Syndrome pada pekerja Rumah Sakit Umum Pusat Nasional dr.Cipto Mangunkusumo dan hubungannya dengan kebisingan lingkungan kerja = The Prevalence of high burnout syndrome risk on workers in Cipto Mangunkusumo Central General Hospital and its relation with hospital noise

Fahri Reza; Ronny Suwento, supervisor; Tri Juda Airlangga Hardjoprawito, supervisor; Saptawati Bardosono, supervisor; A.A.A.A. Kusumawardhani, supervisor (edit); Widayat Alviandi, examiner; Brastho Bramantyo, examiner; Semiramis Zizlavsky, examiner; Niken Lestari, examiner; Fauziah Fardizza, examiner (, 2019)
 Abstrak
ABSTRAK

Rumah sakit sebagai instansi pelayanan kesehatan tidak terhindar dari bahaya
bising. Efek yang ditimbulkan bising dapat berupa efek auditori dan efek non
auditori. Salah satu efek non auditori yang ditimbulkan bising adalah burnout
syndrome. Penelitian ini merupakan studi potong lintang untuk mencari prevalensi
risiko tinggi burnout syndromepekerja RSUPNCM dan hubungannya dengan
kebisingan ruangan yang ditentukan peneliti. Analisis statistik dilakukan untuk
mencari hubungan antara faktorjenis kelamin, usia, status pernikahan, serta
pengalaman kerja dengan risiko tinggi burnout syndrome. Peneliti
melakukanaudiometri nada murni, timpanometri, dan pemeriksaan emisi
otoakustik untuk kemudian dicari hubungannya antara hasil pemeriksaan dengan
risiko tinggi burnout syndrome. Pekerja diminta mengisi kuesioner Maslach
Burnout Inventoryuntuk skrining risiko tinggi burnout syndrome. Satu dari 77
subyek penelitian ditemukan memiliki risiko tinggi burnout syndrome. Prevalensi
risiko tinggi burnout syndrome pada pekerja RSUPNCM adalah 1,3%. Analisis
statistik menunjukkan tidak terdapat hubungan antara jenis kelamin, usia, status
pernikahan, pengalaman kerja, audiometri nada murni, timpanometri, serta
otoakustik emisi dengan risiko tinggi burnout syndrome.


ABSTRACT

Hospital as public health service can not avoid noise hazard. Effect of hospital
noise including auditory effect and non auditory effect. One of the non auditory
effect is burnout syndrome. This research is a cross sectional study in order to
find the prevalence of high burnout syndrome risk on CMCGH workers and its
relation with certain noise room which have determined by researcher. Statistic
analysis have conducted in order to find relationship between several factors
including gender, age, marital status,working history with high burnout syndrome
risk. Researcher examine workers including pure tone audiometry, tympanometry,
otoaccoustic emission. Relationship analysis between those examination and high
burnout syndrome risk haveconducted. Researcher instruct workers to fill the
Maslach Burnout Inventory questionnaire as screening for high burnout
syndrome risk. One of 77 workers have been revealed having high risk.The
prevalence of high burnout syndrome risk is 1,3 %. There is no relationship
between gender, age, marital status, working history, pure tone audiometry,
tympanometry, acoustic emission with high burnout syndrome risk due to statistic
analysis.
 File Digital: 1
Shelf
 SP-Fahri Reza.pdf ::

Catatan : Menu Anggota

 Metadata
No. Panggil : SP-Pdf
Pengarang :
Pengarang/kontributor lain :
Subjek :
Penerbitan : [Place of publication not identified]: [Publisher not identified], 2019
Program Studi :
Sumber Pengatalogan :
Tipe Konten : text
Tipe Media : computer
Tipe Carrier : online resource
Deskripsi Fisik : xix, 82 pages : illustration ; 30 cm + appendix
Naskah Ringkas :
Lembaga Pemilik : Universitas Indonesia
Lokasi : Perpustakaan UI, Lantai 3
  • Ketersediaan
  • Ulasan
  • Sampul
No. Panggil No. Barkod Ketersediaan
SP-Pdf 16-21-044652150 TERSEDIA
Ulasan:
Tidak ada ulasan pada koleksi ini: 20487464