Tulisan ini membahas latar sejarah dalam novel Kuantar ke Gerbang karya Ramadhan K.H. Latar sejarah dalam novel ini ditunjukkan melalui berbagai peristiwa yang dialami oleh tokoh Soekarno melalui sudut pandang tokoh Inggit Garnasih. Tujuan penulisan ini adalah untuk menunjukkan latar sejarah dalam novel Kuantar ke Gerbang yang dilihat dari biografi Soekarno. Pembahasan dilakukan dengan menggunakan beberapa sumber sejarah seperti buku Soekarno: Biografi 1901?1950 karya Lambert Giebels. Berdasarkan analisis pada novel Kuantar ke Gerbang terlihat bahwa ada tempat-tempat bersejarah, antara lain Jakarta sebagai tempat lahirnya Sumpah Pemuda dan berdirinya PNI, Solo sebagai tempat penangkapan Soekarno, Banceuy dan Sukamiskin sebagai tempat penahanan Soekarno, serta Ende dan Bengkulu sebagai tempat pembuangan Soekarno.
This article discussed historical background from the Kuantar ke Gerbang by Ramadhan K.H. This book showed some events experienced by Soekarno through Inggit Garnasih‟s point of view. The purpose of this article is to analyze historical background from Kuantar Ke Gerbang compare to Lambert Giebels book Soekarno: Biografi 1901?1950. The analysis shows that there are some historical places, for example Jakarta as a birth place of Sumpah Pemuda and PNI; Solo as a Soekarno‟s arrested place; Banceuy and Sukamiskin as a Soekarno‟s prisoner; and also Ende and Bengkulu as a Soekarno‟s banishment.