Artikel Jurnal :: Kembali

Artikel Jurnal :: Kembali

Transformasi dan media pengungkapan nilai-nilai budaya dalam sastra bali

(, )
 Abstrak
Sastra Bali klasik (tradisional) memiliki bentuk dan isi yang beraneka ragam.Dilihat dari segi bentuk, sastra Bali klasik dapat diklasifikasikan menjadi dua, yaitu (1) sastra Bali berbentuk gancaran (prosa), meliputi: parwa dan satua (dongeng) dan (2) sastra Bali berbentuk tembang (puisi), meliputi: kakawin, kidung, geguritan atau parikan.Pada garis besamya, nilai-nilai budaya yang terungkap dalam karya-karya sastra Bali klasik, meliputi nilai budaya tri hita karana, tri karya parisuda, dan karmaphala.Nilai-nilai budaya tersebut dapat dijadikan pedoman dalam menjalankan kehidupan menuju bangsa yang satu, yang lebih beradab. Dalam karya sastra Bali, para sastrawan dan budayawan menggunakan gancaran (prosa) dan tembang (puisi) sebagai media/wadah untuk menuangkan nilai-nilai budaya warisan budaya bangsa.Nilai-nilai budaya tersebut diungkapkan dengan menggunakan bahasa Jawa Kuna, bahasa Kawi—Bali, bahasa Bali Kepara, dan bahasa Melayu. Selain diungkapkan dalam bahasa tulis, ada juga yang diungkapkan dengan menggunakan bahasa lisan, yaitu karya sastra yang dijadikan performing art, dalam bentuk mabebasan/palawakya dan karya sastra yang diangkat dalam seni pertunjukan, di antaranya penunjukan wayang kulit.
 Metadata
No. Panggil : JPSNT 20:2 (2013)
Subjek :
Sumber Pengatalogannone
ISSN14116995
Majalah/JurnalJurnal Penelitian Sejarah dan Nilai Tradisional 20 2 September 2013. Hal. : 259-274
Volumenone
Tipe Konten none
Tipe Media none
Tipe Carrier none
Akses Elektronik none
Institusi Pemilik Universitas Indonesia
Lokasi Perpustakaan UI, Lantai 4 R. Koleksi Jurnal
  • Ketersediaan
  • Ulasan
  • Sampul
No. Panggil No. Barkod Ketersediaan
JPSNT 20:2 (2013) TERSEDIA
Ulasan:
Tidak ada ulasan pada koleksi ini: 20409464