ABSTRAKAttention Deficit Hyperactive Disorder merupakan gangguan perilaku yang memiliki karakteristik utama, yaitu tidak dapat memusatkan perhatian (inatensi), impuslifitas, dan hiperaktivitas; yang menetap selama enam bulan dan timbul sebelum usia 7 tahun (Silver, 1992). Penanganan terhadap AD/HD merupakan penanganan yang bersifat multimodal treatment. Beberapa penanganan yang lazim diberikan adalah intervensi psikologis seperti terapi modifikasi perilaku, terapi sensori integrasi; intervensi medis berupa obat-obatan stimulan, maupun pembekalan ketrampilan pada orangtua.
Mengingat pentingnya peranan orangtua dalam mengoptimalkan penanganan pada anak AD/HD, maka penulis mencoba menyusun modul pelatihan pengasuhan efektif bagi orangtua dengan anak AD/HD. Pelatihan ini disusun berdasarkan penelitian yang dibuat oleh Barkley (dalam Schaefer & Briesmeister, 1989) dan Wiranata (2005) mengenai pengasuhan efektif bagi anak AD/HD.
Pelatihan ini melibatkan 2 pasang orangtua dari anak yang telah didiagnosa AD/HD dan telah menjalani sejumlah penanganan seperti modifikasi perilaku. Pelatihan dilakukan selama 2 hari, dengan 9 sesi. Alur pelatihan disusun berdasarkan 2 teknik yang akan diajarkan pada peserta, yaitu membangun hubungan positif dengan anak (terdiri dari Mendengar Aktif, Pesan Diri, dan No Loose Strategy) dan teknik modifikasi perilaku (Penguatan, Home token, dan Time Out).
Berdasarkan pelatihan yang telah dilaksanakan, evaluasi yang dapat optimal dilakukan adalah evaluasi pemahaman peserta terhadap materi-materi yang disampaikan dalam pelatihan. Terkait materi pelatihan, peserta menunjukkan hasil yang optimal pada materi AD/HD, penyebab, penanganannya, dan dasar pengasuhan efektif anak AD/HD dimana pemahaman peserta terhadap materi-materi tersebut mengalami peningkatan setelah mengikuti pelatihan. Pemahaman mengenai membangun hubungan positif juga mengalami peningkatan meskipun untuk aspek no loose strategy tampaknya kurang optimal dipahami olch peserta. Adapun mengenai pemahaman terhadap materi-materi modifikasi perilaku, pemahaman peserta cukup beragam. Ada yang sudah memahami jenis-jenis dari modifikasi perilaku yang diajarkan dalam pelatihan ini, namun ada juga sebagian peserta yang baru memahaminya secara parsial. Pada akhirnya, disimpulkan bahwa materi-materi yang disusun dalam pelatihan ini dapat dikembangkan lebih lanjut menjadi materi pelatihan pengasuhan efektif bagi orangtua dengan anak AD/HD mendatang.