UI - Makalah dan Kertas Kerja :: Kembali

UI - Makalah dan Kertas Kerja :: Kembali

Analisis klausa verbal dalam hikayat indranata = The analysis of verbal clause in hikayat indranata

(Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 2014)
 Abstrak
[ Struktur bahasa Melayu Klasik dapat ditemukan pada karya sastra Melayu Klasik abad ke-13 hingga ke-19, seperti Hikayat Indranata. Hikayat Indranata adalah hikayat yang digunakan sebagai sumber data dalam kajian ini. Salah satu struktur bahasa Melayu Klasik yang dapat dikaji adalah klausa verbal. Klausa verbal bahasa Melayu Klasik dapat dikelompokan dalam tiga kelompok, yaitu klausa verbal transitif konstruksi aktif, klausa verbal transitif konstruksi pasif, dan klausa verbal intransitif. Struktur klausa verbal bahasa Melayu Klasik dapat dilihat dari afiks penanda verba dan pola urutan subjek-predikat. Melalui analisis ini, didapatkan bahwa konstruksi klausa verbal bahasa Melayu Klasik cenderung menggunakan afiks sebagai penanda predikat verba dengan pola urutan klausa subjek-predikat. Ketiga jenis klausa verbal ini juga terdapat pada jenis klausa verbal bahasa Indonesia sehingga keduanya bisa dibandingkan. Hasil perbandingan keduanya menunjukkan bahwa struktur klausa verbal bahasa Melayu Klasik dan bahasa Indonesia tidak jauh berbeda., Classical Malay Language construction can be found in Classical Malay literature around 13th century until 19th century, such as Hikayat Indranata. Hikayat Indranata will be used as the data of this study. One of Classical Malay Language that can be analyzed is verbal clause. The verbal clause of Classical Malay Language can be grouped into three classes, i.e. active transitive verbal clause, passive transitive verbal clause, and intransitive verbal clause. The structure of verbal clause in Classical Malay Language can be seen from the affixation as sign of verb and the arrangement of subject-predicate. Through this study, we got that the construction of verbal clause of Classical Malay Language are mostly using the affixation as the sign of verb with subject-predicate arrangement. These three kinds of verbal clause also can be found in bahasa. Therefore, verbal clause from both languages (Malay and bahasa) can be compared. The result of this comparison shows that verbal clause in Classical Malay Language and bahasa Indonesia is not too different.]
 File Digital: 1
Shelf
 MK-Megawati Cahyani.pdf ::
 Metadata
No. Panggil : MK-Pdf
Subjek :
Penerbitan : [Place of publication not identified]: Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 2014
Program Studi :
Bahasa : ind
Sumber Pengatalogan : none
Tipe Konten : none
Tipe Media : none
Tipe Carrier : none
Deskripsi Fisik : 14 hlm.
Lembaga Pemilik : Universitas Indonesia
Lokasi : Perpustakaan UI, Lantai 3
  • Ketersediaan
  • Ulasan
  • Sampul
No. Panggil No. Barkod Ketersediaan
MK-Pdf TERSEDIA
Ulasan:
Tidak ada ulasan pada koleksi ini: 20369008