UI - Skripsi (Membership) :: Kembali

UI - Skripsi (Membership) :: Kembali

Optimasi ekstraksi lipid dari Chlorella vulgaris dan Nannochloropsis sp untuk aplikasi biodiesel menggunakan metode soxhlet berpelarut biner azeotrop = Optimization of lipid extraction from Chlorella vulgaris dan Nannochloropsis sp for biodiesel application using soxhlet method with binary azeotropic solvent.

(Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2013)

 Abstrak

[Soxhlet menjadi salah satu metode yang efektif untuk mengekstrak lipid dari mikroalga, yang dikenal sebagai bahan baku produksi biodiesel, karena dapat memaksimalkan kontak antara lipid dan pelarutnya. Penelitian ini menguji berbagai variasi massa kering alga, pelarut biner azeotrop kombinasi heksana/alkohol, dan sumber mikroalga dengan mengekstrak lipid Chlorella vulgaris dan Nannochloropsis sp. menggunakan metode Soxhlet dalam rangka mencapai yield dan efisiensi optimal sekaligus menganalisis mengenai komposisi lipid yang sesuai kriteria bahan baku biodiesel. Hasil penelitan menunjukkan yield dan efisiensi ekstraksi Soxhlet yang paling optimal, dengan peningkatan hingga 1.4%, dicapai dengan memakai massa 3 gram dan pelarut heksana/1-butanol. Dari spesies alga, Nannochloropsis sp. mengandung lipid lebih banyak daripada Chlorella vulgaris. Bila dibandingkan dengan Bligh and Dyer, yield hasil ekstraksi Soxhlet lebih rendah karena sampel terlokalisir sehingga lebih sedikit komponen non lipid yang ikut terekstrak. Dilihat dari komposisi lipid hasil analisa GC/MS, lipid Nannochloropsis sp. tersusun dari asam lemak rantai panjang dan Polyunsaturated Fatty Acid (PUFA) seperti asam oleat, asam linoleat, asam palmitat, dan asam linolenat sehingga dapat diaplikasikan secara luas sebagai bahan baku biodiesel maupun suplemen kesehatan ketimbang Chlorella vulgaris., Soxhlet becomes an effective method to extract lipid from microalgae which is known as feedstock for biodiesel production because it is capable to maximize the contact between the biomass and its solvent. This research has tested a variety of dried algae mass, binary azeotropic solvents combination hexane/alcohol, and sources of Chlorella vulgaris and Nannochloropsis sp. to achieve the optimum yield and efficiency as well as analyze the suitable lipid composition as feedstock for biodiesel production. Result showed Soxhlet extraction yield and efficiency at an optimum, with an increase up to 1,4%, achieved by using 3 grams mass and solvent hexane/1-butanol. Among the species of algae, Nannochloropsis sp. contains more lipid than Chlorella vulgaris. Comparing to the Bligh and Dyer method, Soxhlet extraction tends to show lower yield because the sample is localized apart from its solvent so that fewer non-lipid components were extracted. Considering the fatty acid composition, Nannochloropsis sp. contains more long-chain fatty acids and Polyunsaturated Fatty Acid (PUFA) such as oleic acid, linoleic acid, palmitic acid, also linolenic acid, so it can be widely applied as feedstock for biodiesel production and food supplements instead of Chlorella vulgaris.]

 File Digital: 1

Shelf
 S45922-Ariva.pdf ::

 Metadata

No. Panggil : S45922
Subjek :
Penerbitan : [Place of publication not identified]: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2013
Program Studi :
Kode Bahasa : ind
Sumber Pengatalogan : none
Tipe Konten : none
Tipe Media : none
Tipe Carrier : none
Deskripsi Fisik : xiii, 71 hlm.: ill.; 28 cm + lamp.
Catatan Bibliografi : Hlm. 68-71
Lembaga Pemilik : Universitas Indonesia
Lokasi : Perpustakaan UI, Lantai 3
  • Ketersediaan
  • Ulasan
No. Panggil No. Barkod Ketersediaan
S45922 TERSEDIA
Ulasan:
Tidak ada ulasan pada koleksi ini: 20345582