UI - Tesis Open :: Kembali

UI - Tesis Open :: Kembali

Analisa kegagalan MOU Border Liaison Meeting dalam mengatasi masalah ancaman keamanan non tradisional di kawasan perbatasan Republik Indonesia dan Papua New Guinea tahun 2008-2011

Tien Virginia Arisoi; Lumban Tobing, Fredy Buhama, supervisor; Asra Virgianita, examiner ([Publisher not identified] , 2012)

 Abstrak

ABSTRAK
Tesis ini membahas tentang gagalnya forum kerjasama Border Liaison Meeting
yang dilaksanakan oleh RI-PNG untuk mengatasi meningkatnya ancaman
keamanan non tradisional di perbatasan RI dan PNG. Border Liaison Meeting
(BLM adalah forum pertemuan tingkat daerah yang diselenggarakan oleh
pemerintah Propinsi Papua (RI) dengan Pemerintah PNG dalam rangka
mendukung pembangunan wilayah perbatasan dan penyelesaian isu-isu keamanan
non tradisional di kawasan perbatasan kedua negara.Penelitian ini adalah
penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif analitis sebagai penelitian
interpretatif yang menekankan pemahaman pada dunia sosial. Penelitian ini
menunjukkan hasil bahwa kedua Negara belum siap untuk melakukan pembukaan
pasar bersama dalam mengimplementasikan hasil BLM dan kurangnya sarana
prasarana bagi petugas pengawas keamanan di perbatasan. Dengan ketidaksiapan
ini maka menghasilkan masalah baru yaitu meningkatnya ancaman keamanan
non-tradisional di kawasan perbatasan RI-PNG khususnya di Propinsi Papua.

ABSTRACT
The focus of this studey is analyzing the failure of Border Liaison Meeting Forum MOU
between the Republic of Indonesia and Papua New Guinea (PNG) to deal with the nontraditional
security threats in the border area of the two countries. BLM is a region-level
forum held by the province of Papua and the government of PNG in order to support the
development of border areas as well as handle the non-traditional issues occurred in these
areas. This study is qualitative research that aims to give a descriptive analysis of a social
phenomenon especially that happens in the border area of Indonesia and PNG. This study
summarize that MOU on BLM between the two countries has failed due to the lack
readiness in opening the open market accessed by the two countries as a way of
implementing the BLM. Moreover, Indonesian officials are still lacking of security
infrastructure to oversee the activities in the border areas. Therefore it gives new
problems especially the rise of non-traditional security threats in the border areas of PNGIndonesia
specifically in the Province of Papua.

 File Digital: 1

 Kata Kunci

 Metadata

Jenis Koleksi : UI - Tesis Open
No. Panggil : T30630
Entri utama-Nama orang :
Entri tambahan-Nama orang :
Entri tambahan-Nama badan :
Program Studi :
Subjek :
Penerbitan : [Place of publication not identified]: [Publisher not identified], 2012
Physicsix, 110 pages ; 28 cm. + appendix
Typetext
Formatvolume ; online resource
Languageind
  • Ketersediaan
  • Ulasan
  • Sampul
No. Panggil No. Barkod Ketersediaan
T30630 15-18-905145238 TERSEDIA
Ulasan:
Tidak ada ulasan pada koleksi ini: 20302437
Cover