Masalah kecurangan merupakan masalah yang sangat merugikan. Kecurangan terjadi dimana saja oleh siapa saja asalkan ada motivasi dan kesempatan. Korupsi juga merupakan salah satu dari variasi kecurangan untuk itulah perlu diadakan upaya tindakan pencegahan. Salah satu upaya pencegahan melalui audit khusus(audit kecurangan). Tujuan penulisan skripsi ini adalah untuk mengetahui keahlian yang dimiliki oleh auditor kecurangan dibandingkan dengan auditor keuangan. Kualitas personal auditor ditunjukkan dengan kemampuan, kinerja, pengalaman, dan pengetahuan. Keahlian audit terdiri atas keahlian teknis dan keahlian non teknis. Keahlian teknis meliputi pengetahuan dan analisis tugas, sedangkan keahlian non teknis meliputi ciri-ciri psikologis, kemampuan berpikir, dan strategi penentuan keputusan. Keahlian auditor kecurangan adalah semua keahlian yang dimiliki oleh , auditor keuangan ditambah dengan keahlian dalam mewawancarai pihak ketiga, kemampuan menghitung kerugian akibat kecurangan, dan bersaksi sebagai saksi ahli. Auditor kecurangan memperoleh kemampuannya melalui pendidikan formal dan informal. Dengan keahliannya tersebut diharapkan auditor dapat melakukan audit dengan baik.