UI - Skripsi (Membership) :: Kembali

UI - Skripsi (Membership) :: Kembali

Hubungan sintagma preposional dengan kalimat inti

Indri Soraya Ermas; Risnowati Martin, supervisor (Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 1991)
 Abstrak
Masalah yang dikemukakan dalam skripsi ini adalah fungsi apa saja yang diduduki sintagma preposisional yang mengandung nomina sama, dan diantar oleh preposisi yang berbeda pada kalimat yang berstruktur sama; bagaimana sifat hubungan preposisi dengan verbanya; dan adakah perbedaan makna pada sintagma preposisional sintagma preposisional yang diantar oleh preposisi yang berbeda tersebut. Konsep-konsep yang digunakan dalam analisis bertumpu pada wawasan sintaksis yang mencakup konsep tataran sintaksis, fungsi sintaksis dan macam-macam fungsi, preposisi dan jenis-jenis preposisi, dan verba yang mencakup konstruksi verba. Model-model kalimat yang berhasil dikumpulkan sebanyak 133 kalimat, terdiri dari: 22 kalimat di mana ekspansinya diisi oleh sintagma preposisional yang menduduki fungsi spesifik, dan 111 kalimat di mana ekspansinya diisi oleh sintagma preposisional yang menduduki fungsi non spesifik. Sintagma preposisional yang diantar oleh preposisi yang berbeda dapat mempunyai persamaan maupun perbedaan makna dalam kalimat yang berstruktur inti sama. Ditemukan 66 sintagma preposisional yang mempunyai makna sama, dan 67 sintagma preposisional yang mempunyai makna berbeda. Melihat konstruksi verba sebagai unsur pengisi fungsi predikat model-model kalimat yang ditemukan, terdapat 10 verba berkonstruksi tak langsung di mana verba-verba tersebut benar-_benar terikat dengan preposisi; dan 33 verba berkonstruksi nihil di mana verba-verba tersebut benar-benar tidak terikat dengan preposisi. Kesimpulan yang didapat, bahwa sintagma preposisional menduduki fungsi spesifik karena preposisi yang mengantar inti pusat sintagma preposisional merupakan preposisi yang terikat dengan verbanya, sedangkan sintagma preposisional menduduki fungsi non spesifik karena preposisi yang mengantar inti pusat sintagma preposisional merupakan preposisi yang tidak terikat dengan verbanya. Sintagma preposisional yang mengikuti verba yang termasuk dalam konstruksi tak langsung menduduki fungsi spesifik karena sintagma preposisional tersebut merupakan unsur yang wajib hadir mengikuti verba, sintagma preposisional yang mengikuti verba yang termasuk dalam konstruksi nihil menduduki fungsi non spesifik karena sintagma preposisional tersebut merupakan unsur yang tidak wajib hadir mengikuti verba. Sintagma preposisional yang mengandung nomina sama, tetapi diantar oleh preposisi yang berbeda dalam kalimat yang berstruktur inti sama dapat memiliki makna yang berbeda ditunjukkan oleh preposisi dengan jenisnya seperti contre, dans, avant, apres yang maknanya mudah diketahui dalam segala kalimat. Sebaliknya sintagma preposisional dapat memiliki makna yang sama ditunjukkan oleh preposisi yang berbeda dengan jenis sur, de, a yang maknanya diketahui dengan melihat hubungannya dengan verba.
 File Digital: 1
Shelf
 S 9901370e.pdf ::

Catatan : Menu Anggota

 Metadata
No. Panggil : S14310
Pengarang :
Pengarang/kontributor lain :
Subjek :
Penerbitan : Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 1991
Program Studi :
Naskah Ringkas :
Kode Bahasa : ind
Sumber Pengatalogan :
Tipe Konten :
Tipe Media :
Tipe Carrier :
Deskripsi Fisik : vii, 92lembar ; 28 cm.
Catatan Bibliografi : Lembar: 52-53
Lembaga Pemilik : Universitas Indonesia
Lokasi : Perpustakaan UI, Lantai 3
  • Ketersediaan
  • Ulasan
  • Sampul
No. Panggil No. Barkod Ketersediaan
S14310 14-21-407861924 TERSEDIA
Ulasan:
Tidak ada ulasan pada koleksi ini: 20158302