Artikel Jurnal :: Kembali

Artikel Jurnal :: Kembali

Efficacy of NETDC (New England Trophoblastic Disease Center) prognostic index score to predict gestational trophoblastic tumor from hydatidiform mole

(Medical Journal of Indonesia, 13 (1) January March 2004: 40-46, 2004)
 Abstrak
Penelitian longitudinal prospektif analitik untuk menilai ketepatan prediksi timbulnya penyakit trofoblas ganas melalui sistem penilaian prognosis mola hidatidosa yang dikembangkan oleh NETDC (New England Trophoblast Disease Center) telah dilakukan. Di antara parameter faktor risiko yang dinilai; usia penderita, jenis mola hidatidosa, pembesaran uterus, kadar hCG serum, kista lutein, serta ada-tidaknya komplikasi merupakan factor risiko yang bermakna untuk timbulnya keganasan setelah mola hidatidosa dievakuasi (p=0,032). Penelitian dilakukan pada 50 penderita mola hidatidosa dengan pengamatan lanjutan selama 1 tahun (Januari 2001-Desember 2002) di Bagian Obstetri dan Ginekologi RS Mohammad Hoesin, Palembang. Hasilnya menunjukan prediksi keganasan skor NETDC 50% pada risiko tinggi dan 10% risiko rendah untuk berkembang menjadi ganas (p<0,05). Hasil ini lebih besar dibandingkan dengan nilai yang diajukan WHO yaitu 19-30%. Risiko untuk terjadinya keganasan pasca mola hidatidosa pada kelompok risiko tinggi ialah 9,0 kali lebih tinggi disbanding pada kelompok risiko rendah (CI: 1,769-45,786). (Med J Indones 2004; 13: 40-6)

A prospective longitudinal analytic study assessing the efficacy of NETDC (New England Trophoblastic Disease Center) prognostic index score in predicting malignancy after hydatidiform mole had been performed. Of the parameter evaluated; age of patients, type of hydatidiform mole, uterine enlargement, serum hCG level, lutein cyst, and presence of complicating factors were significant risk factors for malignancy after hydatidiform mole were evacuated (p<0.032). The study were done on 50 women diagnosed with hydatidiform mole with 1 year observation (January 2001-December 2002) at the Department of Obstetrics and Gynecology, Mohammad Hoesin Hospital, Palembang. The results showed that the NETDC prognostic index score predicted malignancy in 50% of high risk group and 10% in low risk group (p<0.05). This showed a higher number than that found by the WHO (19%-30%). The risk for incidence of malignancy after hydatidiform mole in the high risk group is 9.0 times higher compared to that of the low risk group (CI: 1.769-45.786). (Med J Indones 2004; 13: 40-6)
 File Digital: 1
Shelf
 MJIN-13-1-JanMar2004-40.pdf ::
 Metadata
No. Panggil : MJIN-13-1-JanMar2004-40
Subjek :
Penerbitan : [Place of publication not identified]: Medical Journal of Indonesia, 13 (1) January March 2004: 40-46, 2004
Sumber Pengatalogannone
ISSNnone
Majalah/Jurnalnone
Volumenone
Tipe Konten none
Tipe Media none
Tipe Carrier none
Akses Elektronik none
Institusi Pemilik none
Lokasi none
  • Ketersediaan
  • Ulasan
  • Sampul
No. Panggil No. Barkod Ketersediaan
MJIN-13-1-JanMar2004-40 TERSEDIA
Ulasan:
Tidak ada ulasan pada koleksi ini: 105538