UI - Tugas Akhir :: Kembali

UI - Tugas Akhir

Prototipe situs portal berita jurnalisme fashion (fashion journalism) Indonesia Local Thread: Critical Youth Fashion = Indonesian fashion journalism news portal website prototype Local Thread: Critical Youth Fashion

Nomor Panggil TA-Pdf
Pengarang
Pengarang/kontributor lain
Subjek
Penerbitan Depok: Universitas Indonesia. Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, 2018
Program Studi
Kata Kunci fashion · fashion lokal · industri fashion · jurnalisme ·
 Info Lainnya
Sumber Pengatalogan LibUI ind rda
Tipe Konten text (rdacontent)
Tipe Media computer (rdamedia)
Tipe Carrier online resource (rdacarrier)
Deskripsi Fisik xiii, 42 pages : illustration ; 28 cm + Appendix
Naskah Ringkas
Lembaga Pemilik Universitas Indonesia
Lokasi Perpustakaan UI, Lantai 3
  • Ketersediaan
  • File Digital: 1 (Membership)
  • Ulasan
  • Sampul
  • Abstrak
  • Tampilan MARC
Nomor Panggil No. Barkod Ketersediaan
TA-Pdf 16-19-540754409 TERSEDIA
Ulasan:
Tidak ada ulasan pada koleksi ini: 20482108
ABSTRAK
Industri fashion di Indonesia sendiri telah memberikan kontribusi yang cukup besar untuk Produk Domestik Bruto (PDB) sektor ekonomi kreatif senilai Rp166 triliun (18,01%) di tahun 2016. Perkembangan teknologi dan informasi yang cepat juga meningkatkan popularitas produk fashion lokal di kalangan konsumen, khususnya generasi milenial. Namun, khalayak membutuhkan lebih dari sekedar informasi referensi. Kaum milenial tertarik pada cerita di balik sebuah merek, proses pembuatannya, hingga keterkaitan merek dengan isu tertentu. Sayangnya, media gaya hidup lebih banyak menyajikan fashion seperti iklan, tanpa disertai kaidah jurnalistik seperti kritis dan memberikan konteks lebih luas. Media baru jurnalisme fashion ini dapat menjadi upaya dalam menyajikan laporan yang kritis dan dengan konteks lebih luas tentang dunia fashion lokal di Indonesia. Manfaat dan tujuan pengembangan prototipe ini adalah menyajikan informasi tentang dunia fashion lokal Indonesia dalam bentuk jurnalistik yang kritis. Tujuannya adalah menjadi pionir jurnalisme fashion kritis di Indonesia degan format situs web yang mudah diakses, interaktif, menarik dan menawarkan informasi komprehensif. Local Thread adalah media jurnalisme fashion lokal di Indonesia berbasis situs. Media ini menyajikan konten laporan fashion yang kritis dan memberikan konteks yang lebih luas, sehingga konten tidak sekedar perpanjangan iklan. Konten juga disesuaikan dengan selera fashion khalayak target, yaitu para milenial. Evaluasi dibagi menjadi evaluasi khalayak dan evaluasi produk. Evaluasi khalayak dilakukan dengan menyebarkan kuesioner online yang dipasang di situs Local Thread dan tautan e-mail di database subscribers Local Thread. Sementara evaluasi produk akan dilakukan oleh tim Local Thread melalui rapat redaksi berkala.

ABSTRACT
Indonesian fashion industry has contributed largely in the creative economy sector of Gross Domestic Product (GDP), which accounted for Rp166 trillion (18,01%) in 2016. The rapid rise of technology and information has also increased the popularity of local fashion products in consumers, especially millennials. But, the audience needs more than just reference information. Millennials are interested in the story behind a brand, the process of making, to a brand's association with certain issues. Yet, most lifestyle media presents fashion as an advertisement, without attributing journalistic elements such as criticality and wider context. This new fashion journalism media will be an effort to provide more critical reports with wider context about the local fashion in Indonesia. Benefit and purpose of the prototype is to present information about Indonesian fashion world in critical journalistic product. The purpose is to become a pioneer in critical fashion journalism in Indonesia through the format of a website that is accessible, interactive, interesting and providing comprehensive information. Local Thread is a web-based local fashion journalism media in Indonesia. This media provides critical fashion content that gives wider context, so the content will not just be another form of advertisement. Content is adjusted to the fashion sense of target audience, which is millennials. The evaluation is divided into public evaluation and product evaluation. Public evaluation will be done by distributing online questionnaires through Local Thread website and e-mail links to Local Thread subscribers' database. Whilst, product evaluation will be done by Local Thread team through periodic editorial meetings.
004
020
022
040LibUI ind rda
041ind
049[16-19-540754409]
053[16-19-540754409]
082
090TA-Pdf
100Btari Nadine Isaputri, author
110
111
240
245|a Prototipe situs portal berita jurnalisme fashion (fashion journalism) Indonesia Local Thread: Critical Youth Fashion = Indonesian fashion journalism news portal website prototype Local Thread: Critical Youth Fashion |c
246
250
260
260|a Depok |b Universitas Indonesia. Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik |c 2018
270
300xiii, 42 pages : illustration ; 28 cm + Appendix
310
321
336text (rdacontent)
337computer (rdamedia)
338online resource (rdacarrier)
340
362
490
500
502Karya Akhir
504pages 40-42
515
520ABSTRAK
Industri fashion di Indonesia sendiri telah memberikan kontribusi yang cukup besar untuk Produk Domestik Bruto (PDB) sektor ekonomi kreatif senilai Rp166 triliun (18,01%) di tahun 2016. Perkembangan teknologi dan informasi yang cepat juga meningkatkan popularitas produk fashion lokal di kalangan konsumen, khususnya generasi milenial. Namun, khalayak membutuhkan lebih dari sekedar informasi referensi. Kaum milenial tertarik pada cerita di balik sebuah merek, proses pembuatannya, hingga keterkaitan merek dengan isu tertentu. Sayangnya, media gaya hidup lebih banyak menyajikan fashion seperti iklan, tanpa disertai kaidah jurnalistik seperti kritis dan memberikan konteks lebih luas. Media baru jurnalisme fashion ini dapat menjadi upaya dalam menyajikan laporan yang kritis dan dengan konteks lebih luas tentang dunia fashion lokal di Indonesia. Manfaat dan tujuan pengembangan prototipe ini adalah menyajikan informasi tentang dunia fashion lokal Indonesia dalam bentuk jurnalistik yang kritis. Tujuannya adalah menjadi pionir jurnalisme fashion kritis di Indonesia degan format situs web yang mudah diakses, interaktif, menarik dan menawarkan informasi komprehensif. Local Thread adalah media jurnalisme fashion lokal di Indonesia berbasis situs. Media ini menyajikan konten laporan fashion yang kritis dan memberikan konteks yang lebih luas, sehingga konten tidak sekedar perpanjangan iklan. Konten juga disesuaikan dengan selera fashion khalayak target, yaitu para milenial. Evaluasi dibagi menjadi evaluasi khalayak dan evaluasi produk. Evaluasi khalayak dilakukan dengan menyebarkan kuesioner online yang dipasang di situs Local Thread dan tautan e-mail di database subscribers Local Thread. Sementara evaluasi produk akan dilakukan oleh tim Local Thread melalui rapat redaksi berkala.
ABSTRACT
Indonesian fashion industry has contributed largely in the creative economy sector of Gross Domestic Product (GDP), which accounted for Rp166 trillion (18,01%) in 2016. The rapid rise of technology and information has also increased the popularity of local fashion products in consumers, especially millennials. But, the audience needs more than just reference information. Millennials are interested in the story behind a brand, the process of making, to a brand's association with certain issues. Yet, most lifestyle media presents fashion as an advertisement, without attributing journalistic elements such as criticality and wider context. This new fashion journalism media will be an effort to provide more critical reports with wider context about the local fashion in Indonesia. Benefit and purpose of the prototype is to present information about Indonesian fashion world in critical journalistic product. The purpose is to become a pioneer in critical fashion journalism in Indonesia through the format of a website that is accessible, interactive, interesting and providing comprehensive information. Local Thread is a web-based local fashion journalism media in Indonesia. This media provides critical fashion content that gives wider context, so the content will not just be another form of advertisement. Content is adjusted to the fashion sense of target audience, which is millennials. The evaluation is divided into public evaluation and product evaluation. Public evaluation will be done by distributing online questionnaires through Local Thread website and e-mail links to Local Thread subscribers' database. Whilst, product evaluation will be done by Local Thread team through periodic editorial meetings.
533
534
536
546Bahasa Indonesia
590[Unggah UI-ANA-11]
650Fashion writing.; Web sites.
653fashion; fashion lokal; industri fashion; jurnalisme
700Meily Badriati, supervisor; Awang Ruswandi, examiner; Nissa Cita Adinia, examiner
710Universitas Indonesia. Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik
711
850Universitas Indonesia
852Perpustakaan UI, Lantai 3
856http://lib.ui.ac.id/unggah/system/files/node/2018/1/btari.nadine/btari_nadine_isaputri-karya_akhir-unknown-full_text-.pdf
866
900
902
903[]