UI - Makalah dan Kertas Kerja :: Kembali

UI - Makalah dan Kertas Kerja

Analisia bingkai pemberitaan kampanya #2019GantiPresiden di portal berita metrotvnews.com dan republika.co.id = Framing analysis #2019GantiPresiden reports on news portal metrotvnews.com and republika.co.id

Nomor Panggil MK-Pdf
Pengarang
Pengarang/kontributor lain
Subjek
Penerbitan 2018
Kata Kunci framing · keberpihakan media · kampanye politik · media ·
 Info Lainnya
Sumber Pengatalogan LibUI ind rda
Tipe Konten text (rdacontent)
Tipe Media computer (rdamedia)
Tipe Carrier online resource (rdacarrier)
Deskripsi Fisik 29 pages
Lembaga Pemilik Universitas Indonesia
Lokasi Perpustakaan UI, Lantai 3
  • Ketersediaan
  • File Digital: 1 (Membership)
  • Ulasan
  • Sampul
  • Abstrak
  • Tampilan MARC
Nomor Panggil No. Barkod Ketersediaan
MK-Pdf 10-19-817949814 TERSEDIA
Ulasan:
Tidak ada ulasan pada koleksi ini: 20481378
ABSTRAK
Dinamika politik di Indonesia menjelang tahun politik 2019 mulai terasa sejak awal tahun
2018. Para aktor politik pun mulai menjalankan berbagai strategi politik untuk dapat meraih
atau mempertahankan kekuasaannya. Salah satu gerakan yang muncul di awal tahun 2018
adalah kampanye #2019GantiPresiden yang kemudian menjadi perbincangan di kalangan
politisi dan masyarakat. Media sebagai aktor politik pun tak tinggal diam dalam ikut berperan
dan merespons dinamika politik tersebut. Begitu banyak faktor dan kepentingan yang membuat
media akhirnya turut serta meramaikan kontestasi politik. Pemilik media menjadi salah satu
faktor yang sangat memengaruhi, sebuah institusi media yang seharusnya independen justru
memliki kecenderungan politik tertentu. Akibat dari kecenderungan politik sebuah institusi
media, kemudian muncul sebuah istilah yang dikenal dengan keberpihakan media. Framing
atau pembingkaian adalah cara media yang berpihak dalam mengkonstruksi suatu realitas
dalam benak khalayak sesuai dengan yang diharapkan media. Massa yang terkena paparan
pesan dari pembingkaian berita akhirnya menjadi terpolarisasi dalam kubu-kubu tertentu di
tengah masyarakat.


ABSTRACT
The political dynamics in Indonesia ahead of the political year 2019 began in 2018. The
political actors also began to carry out various political strategies in order to gain or maintain
their power. One of movements appeared in early 2018 was #2019GantiPresiden that has
become a topic among politicians and the public. The media is political players who does not
remain silent in meetings and respond to the political dynamics. So many factors and interests
that made the media finally participate in enlivening the political contestation. The owner of
the media becomes one of the factors that influence a media contained. As a result of political
tendencies, a media institution called partisan media. Framing is a way of partisan media in
constructing reality in the minds of audiences as expected by the media. The masses affected
by the message from the framing of the news eventually became polarized in several groups in
the society.
004
020
022
040LibUI ind rda
041ind
049[10-19-817949814]
053[10-19-817949814]
082
090MK-Pdf
100Alexander Hridaya Bhakti, author
110
111
240
245|a Analisia bingkai pemberitaan kampanya #2019GantiPresiden di portal berita metrotvnews.com dan republika.co.id = Framing analysis #2019GantiPresiden reports on news portal metrotvnews.com and republika.co.id |c
246
250
260
260|a |b |c 2018
270
30029 pages
310
321
336text (rdacontent)
337computer (rdamedia)
338online resource (rdacarrier)
340
362
490
500
502Makalah
504
515
520ABSTRAK
Dinamika politik di Indonesia menjelang tahun politik 2019 mulai terasa sejak awal tahun 2018. Para aktor politik pun mulai menjalankan berbagai strategi politik untuk dapat meraih atau mempertahankan kekuasaannya. Salah satu gerakan yang muncul di awal tahun 2018 adalah kampanye #2019GantiPresiden yang kemudian menjadi perbincangan di kalangan politisi dan masyarakat. Media sebagai aktor politik pun tak tinggal diam dalam ikut berperan dan merespons dinamika politik tersebut. Begitu banyak faktor dan kepentingan yang membuat media akhirnya turut serta meramaikan kontestasi politik. Pemilik media menjadi salah satu faktor yang sangat memengaruhi, sebuah institusi media yang seharusnya independen justru memliki kecenderungan politik tertentu. Akibat dari kecenderungan politik sebuah institusi media, kemudian muncul sebuah istilah yang dikenal dengan keberpihakan media. Framing atau pembingkaian adalah cara media yang berpihak dalam mengkonstruksi suatu realitas dalam benak khalayak sesuai dengan yang diharapkan media. Massa yang terkena paparan pesan dari pembingkaian berita akhirnya menjadi terpolarisasi dalam kubu-kubu tertentu di tengah masyarakat.
ABSTRACT
The political dynamics in Indonesia ahead of the political year 2019 began in 2018. The political actors also began to carry out various political strategies in order to gain or maintain their power. One of movements appeared in early 2018 was #2019GantiPresiden that has become a topic among politicians and the public. The media is political players who does not remain silent in meetings and respond to the political dynamics. So many factors and interests that made the media finally participate in enlivening the political contestation. The owner of the media becomes one of the factors that influence a media contained. As a result of political tendencies, a media institution called partisan media. Framing is a way of partisan media in constructing reality in the minds of audiences as expected by the media. The masses affected by the message from the framing of the news eventually became polarized in several groups in the society.
533
534
536
546Bahasa Indonesia
590[Unggah UI-ANA-11]
650Political campaigns; Discourse analysis
653framing; keberpihakan media; kampanye politik; media
700Ummi Salamah, supervisor
710Universitas Indonesia. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
711
850Universitas Indonesia
852Perpustakaan UI, Lantai 3
856
866
900
902
903[]