Naskah :: Kembali

Naskah :: Kembali

Judul Serat candrageni
Nomor Panggil PR.4-CT 28
Subjek
Penerbitan [Place of publication not identified]: [publisher not identified], [date of publication not identified]
 Info Lainnya
Sumber Pengatalogan none
Tipe Konten none
Tipe Media none
Tipe Carrier none
Deskripsi Fisik 65 hlm., 17 baris/hlm.; 34.5x20.5 cm.
Catatan Umum Aks. Latin; Prosa; ditulis di atas kertas bergaris; Rol 35.05
Lembaga Pemilik Universitas Indonesia
Lokasi Perpustakaan UI, Lantai 2
  • Ketersediaan
  • File Digital: 0
  • Ulasan
  • Sampul
  • Abstrak
  • Tampilan MARC
Nomor Panggil No. Barkod Ketersediaan
PR.4-CT 28 TERSEDIA
Ulasan:
Tidak ada ulasan pada koleksi ini: 20185724
Naskah ini memuat sebagian dari teks Serat Candrageni, karangan R.Ng. Ranggawarsita di Surakarta. Teksnya menguraikan kata-kata sengkalan, namun berbeda dengan teks-teks Candrasengkala. Uraian sengkalan di sini mengutamakan makna mistik dari kata-kata sengkalan yang diuraikan. Sebagai contoh, definisi (jarwa katranganipun) untuk kata rupa sebagai berikut: Rupa sajati, inggih punika rupaning wiji. Rupaning wiji punika ingkang amawa semu, amratandhani saking urubing cahya. Urubing cahya wau sajatosing gesang, dados wijining dumadi sadaya. Kata-kata yang diuraikan diambil dari bait-bait tembang kusumawicitra yang terkenal sebagai Serat Candrasengkala yang dulu dihafal oleh semua bujangga dan abdidalem carik. Untuk beberapa naskah lain yang memuat teks yang mirip, sekalipun jauh lebih lengkap, lihat LOr 6422 dan LOr 6597. Naskah ini diperoleh FSUI sebagai hadiah dari P.T. Caltex tahun 1977. Salah seorang pemilik sebelumnya adalah Kusumayuda (h.i, pojok kanan bawah). Penyalinan naskah diperkirakan sekitar pertengahan abad ke-20, berdasarkan jenis kertas yang dipergunakan. Nama penyalin atau tempat penyalianan belum diketahui.
004Timothy E. Behrend ; Ratnawati Rachmat
020
022
040
041jav
049[00071733]
053
082[PR.4-CT 28]
090
100
110
111
240
245|a Serat candrageni |c
246
250
260
260|a [Place of publication not identified] |b [publisher not identified] |c [date of publication not identified]
270
30065 hlm., 17 baris/hlm.; 34.5x20.5 cm.
310
321
336
337
338
340
362
490
500Aks. Latin; Prosa; ditulis di atas kertas bergaris; Rol 35.05
502
504
515
520Naskah ini memuat sebagian dari teks Serat Candrageni, karangan R.Ng. Ranggawarsita di Surakarta. Teksnya menguraikan kata-kata sengkalan, namun berbeda dengan teks-teks Candrasengkala. Uraian sengkalan di sini mengutamakan makna mistik dari kata-kata sengkalan yang diuraikan. Sebagai contoh, definisi (jarwa katranganipun) untuk kata rupa sebagai berikut: Rupa sajati, inggih punika rupaning wiji. Rupaning wiji punika ingkang amawa semu, amratandhani saking urubing cahya. Urubing cahya wau sajatosing gesang, dados wijining dumadi sadaya. Kata-kata yang diuraikan diambil dari bait-bait tembang kusumawicitra yang terkenal sebagai Serat Candrasengkala yang dulu dihafal oleh semua bujangga dan abdidalem carik. Untuk beberapa naskah lain yang memuat teks yang mirip, sekalipun jauh lebih lengkap, lihat LOr 6422 dan LOr 6597. Naskah ini diperoleh FSUI sebagai hadiah dari P.T. Caltex tahun 1977. Salah seorang pemilik sebelumnya adalah Kusumayuda (h.i, pojok kanan bawah). Penyalinan naskah diperkirakan sekitar pertengahan abad ke-20, berdasarkan jenis kertas yang dipergunakan. Nama penyalin atau tempat penyalianan belum diketahui.
533
534
536
546
590
650Mysticism and literature
653
700
710
711
850Universitas Indonesia
852Perpustakaan UI, Lantai 2
856
866
900[09/06/2013]
902
903[SO Naskah 2013]