Abstract
Naskah ini berisi teks tentang candra, yaitu segala sesuatu yang berkaitan dengan kepribadian manusia, termasuk watak, suara, tingkah laku, hati dan sebagainya. Teks ditulis dalam ungkapan yang terpisah-pisah sehingga pemanpilannya mirip dengan puisi tetapi bentuknya tetap saja prosa. Contoh: waja anjanges anglaring kombang, pakulitan kang kuning anemu giring, katrajang ing asu gancet. Jumlah ungkapan atau maxim yang ada dinomori 1-340, namun nomor 216-218 hilang, dan nomor 340 jelas bukan yang terakhir. Menurut keterangan di bagian bebuka (h.2), teks Serat Candra ini ditulis oleh R.Ng. Citrasantana pada Januari 1915 di Surakarta. Maksud penulisan ini adalah untuk menyamarkan buku bacaan berbahasa Jawa. Penulis adalah abdidalem guru pangageng ing pamulangan rare estri ing kaputren Mangkunagaran Surakarta, dan ada kemungkinan buku ini pernah diterbitkan, walaupun belum ditemukan dalam daftar buku cetak di Indonesia yang ada. Naskah ini diperoleh Pigeaud pada Agustus 1939, dibeli dari Sinoe (M. Sinu Mundisura) di Yogyakarta (h.1). Tidak ada informasi tentang penyalinannya, tetapi melihat gaya tulisan serat kertas yang dipergunakan dapat diperkirakan bahwa naskah disalin tahun 1930an, mungkin di Surakarta. Kondisi sampul naskah hampir terlepas.