Abstract
Naskah berjudul Bhasa Pawatekan ini melukiskan tentang keindahan gunung, laut, hutan, dan sungai dengan segala isinya, yang membuat tenang pikiran orang yang melihat dan menikmatinya. Teks berakhir dengan uraian kearifan seorang pendeta yang telah menguasai ajaran Weda dan Tatwa-tatwa utama. Beliau selalu berbakti dan menyembah Sanghyang Brahma. Teks terdiri atas tiga pupuh, masing-masing Wrt (4 bait), Srd (15 bait), dan Wrt (2 bait). Naskah ini kurang lengkap, karena lempir nomor 2-6 dan 15 telah hilang. Lubang tengah pada penangkep kayu depan dan belakang tidak sama sehingga posisi teks tampak agak ke samping. Informasi tentang penulisan teks Bali ini, maupun penyalinan naskah, tidak ditemukan secara jelas.